Postingan

Menampilkan postingan dengan label Buton

Embracing South-East Celebes: Desa Labengki

Gambar
“Travelling is a matter of seeking a great perhaps. Opening up to possibilities and chances that what might happen, will guide you to better places, journey, and maybe, your life turning point.” Desa Labengki dari kejauhan; hidden paradise waiting to be treasured Petualangan kami kali ini penuh dengan hal random dan  spontanitas. Berbekal nekat, sedikit informasi dan searching di google, kami merencanakan perjalanan ke Labengki, sebuah Desa yang terletak di Kabupaten Konawe Utara. Desa yang disebut-sebut sebagai Raja Ampatnya Sulawesi Tenggara. Tentu tidak asing bukan dengan Raja Ampat, salah satu pusat destinasi pariwisata keindahan pantai dan bawah laut yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, bahkan dunia. Perjalanan tentu dimulai dengan mencari informasi, bagaimana caranya menuju ke Labengki. Sempat bingung darimana harus memulai perjalanan, sampai akhirnya kami bertamu ke Dinas Pariwisata Kabupaten Konawe Utara, dan berkesempatan untuk langsung b...

Embracing Buton #5: Pulau Makassar.

Gambar
Aloha Pulau Makassar! Pulau ini merupakan destinasi dadakan karena batal ke Pulau Muna. Yep, yang karena ketinggalan kapal itu loh -,-. Akhirnya daripada pulang dengan hati hampa *elah, kami memutuskan untuk pergi ke Pulau Makassar atau biasa disingkat PuMa, sebuah pulau kecil persis di depan kota Bau-Bau. Perjalanan menuju Pulau Makassar hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15-20 menit, tergantung kondisi laut dan ombak. Kami menggunakan Jonson/perahu kecil dari tempat semacam pelabuhannya di Pantai Kamali. Biaya sekali jalan dari Pantai Kamali ke PuMa dengan jonson kurang lebih 4 ribu rupiah. Di Pantai Kamali, area pelabuhan jonson yang mau ke PuMa Ini namanya jonson qaqaaaa~q Sesampainya di pelabuhan PuMa, awalnya agak bingung, karena aselii ini sangat mendadak jadinya tidak ada persiapan sama sekali. Belum searching tempat, belum siapkan apa-apa, dan tidak ada kenalan yang bisa bawa kami berkeliling disana. Akhirnya kami gentayangan di Puma. Pulaunya amat sanga...

Embracing Buton #4: Ketinggalan Kapal & Pelabuhan Murhum

Gambar
Suasana pagi di salah satu sisi Pelabuhan Murhum Pelabuhan Murhum ini sebenernya  healing period  et causa ketinggalan kapal. Hiks.  Ini kejadian yang mungkin agak traumatis dan sangat membekas ahaha, karena ini kali kedua saya ketinggalan kendaraan. Yang pertama pas backpacking ke jogja ketinggalan kereta gara2 tanri dkk yang miss koordinasi, tapi untungnya bisa dikejar dengan nyambung kereta karena waktu keberangkatannya g jauh beda. Nah, kalau kapal? Sekali ketinggalan kapal telatnya bisa 6 jam. Itu termasuk cepat. Ada yang bisa berhari-hari atau bahkan mingguan, misalnya kapal ke makassar. Kalau telat ya tinggal gigit jari.  Sebelumnya saya dn teman2 berencana ke Pulau Muna. Disana (kata koran) ada festival kebudayaan keraton se-Nusantara gitu, tampak menarik akhirnya rencana kesana beli tiket. Perjalanan ke Muna harus naik kapal super jet Cantika Express. Sehari berangkat dua kali, jam 7.30 dan jam 13.00 WITA. Biaya sekali jalan ke Pulau Mun...

Embracing Buton #2: Sekolah Guru Indonesia :)

Gambar
Tidak lengkap rasanya bercerita tentang Buton tanpa kenal teman-teman baru saya ini. Perkenalan saya dengan teman-teman dari   Sekolah Guru Indonesia sangat random, dan kalau dipikir sekarang mungkin agak maksa dan g tau malu, hehe. Sebelumnya saya kasih prolog dulu ya, sebenarnya apa itu Sekolah Guru Indonesia. Teman-teman semua mungkin sudah banyak kenal dengan Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan. Kira-kira begitulah gampangnya menjelaskan kepada awam mengenai Sekolah Guru Indonesia atau biasa disingkat SGI. Secara kelembagaan, SGI merupakan salah satu bentuk lembaga atau mungkin program yang dibentuk oleh Dompet Dhuafa. Tujuannya (yang saya tangkap tersirat maupun tersurat dari obrolan-obrolan dengan guru maupun pihak manajemen SGI) adalah bagaimana membentuk dan mendistribusikan pendidik ke pelosok Indonesia. Ketika menyebut istilah ‘pendidik’, tentu bukan sebatas guru di kelas yang bekerja sesuai jam kerjanya, akan tetapi menyangkut aspek yang lebih k...