Postingan

Menampilkan postingan dengan label Me and my point of view about things

Makassar.

Pernah denger isu tentang orang Makassar yang (katanya) kerjaannya bikin rusuh? Saya orang Makassar, yaaah 50% lah.  Etta 100% Makassar.  Bunda 50% jawa (jogja), 25% sunda, 25% maluku (ternate). Darah makassar di keluarga Etta kental banget. Kultur makassar-nya kuat sekali. Ayahnya nenek, namanya Andi Sultan Daeng Raja, dulu penguasa Bulukumba (coba googling aja namanya), pernah dipenjara, dan jadi salah satu pahlawan nasional. Adik saya, Ibrahim, awal namanya Muhammad Isa Ibrahim, tapi diganti jadi Ibrahim Andi Sultan Daeng Raja. Kata Etta, buyut saya ini pejuang, beliau pengen itu turun ke anak-anaknya kali ya... Ayahnya kakek juga penguasa di satu daerah, jadi pernikahan kakek-nenek saya juga bisa jadi salah satu pernikahan politis kali ya? *g tau* . tapi efeknya kuat banget ke pengaruh keluarga saya di sana. dan kadang -sering bahkan- bikin ngeri sendiri. Saat orang bilang Makassar begini begitu, saya selalu refleksi ke keluarga besar saya. Mereka ...

Why us? (1)

Banyak materi 'pergerakan mahasiswa' di organisasi kemahasiswaan beberapa fakultas kedokteran yang ngungkit tentang para dokter/mahasiswa kedokteran yang punya peran/andil besar di pergerakan beberapa negara. Sebut aja dr. Sun Yat Sen, dr. Ernesto 'Che' Guevara, dr. Mahathir Mohamad, dr. Sutomo, dr. Wahidin Sudirohusodo, S. M Kartosuwiryo, dan banyak lagi.  Nama-nama yang saya sebutin di atas punya ideologi berbeda, tapi setidaknya mereka punya satu kesamaan; mahasiswa kedokteran/dokter.  Apa semua pemimpin pergerakan pasti diisi oleh dokter/mahasiswa kedokteran? tentu enggak. tapi dibahas disini soalnya saya mahasiswa kedokteran dan baru nonton 1911 revolution (revolusi china yg dipimpin dr. Sun Yat Sen) dan the motorcycle diaries (perjalanan Ernesto 'Che' Guevara muda pas masih mahasiswa kedokteran yang jadi titik balik pemikiran2nya). Sayangnya, kadang ini sekedar jadi euforia gelar atau status, sama kaya materi pergerakan mahasiswa yang selalu...

Rafting#2: Profesional.

Di dunia kemahasiswaan, slogan profesional sering banget dipake. Visi-misi lembaga banyak yang menjadikan profesional sebagai entah itu tujuan atau gambaran kerja yang dijanjikan. Referensi definisi profesional? KBBI tentunya. kata KBBI, profesional artinya: pro·fe·si·o·nal /profésional/ a 1 bersangkutan dng profesi; 2 memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya: ia seorang juru masak --; 3 mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya (lawan amatir): pertandingan tinju -- *btw, KBBI ada revisi g ya? nurunin definisi tadi ke ranah praktis g gampang. banget. kalau dunia kerja (dunia profesi) lebih mudah kali ya. dunia kedokteran punya SKDI, punya list kompetensi yang harus dimiliki. 'Kepandaian khusus' yg ada di KBBI diturunkan secara konkrit dan bisa kita ukur. tapi bagaimana dengan dunia yang lain -diluar dunia kerja- ? sejak dulu saya dicekoki dengan kata ini. setiap buat kegiatan, kata profesional eksis banget di udara. apalagi di dunia kaderis...
Ini hari yang lumayan panjang.  mulai dari bikin foto buat daftar P3D (a.k.a koas) keliling bandung nangkring sana-sini sampe nonton Mission Impossible 4 di bip bareng Edo-Odi-Livy-Marle.  Selama ini di fk saya selalu ngerasa jadi orang yang anomali, bukan subjektif ini mah, tapi banyak orang yang ngomong. Perempuan2 fk yang 'sangat wanita' jadi mayoritas, otomatis perempuan macam saya ini yang (mungkin) garang, senengnya pake sepatu keds gede, jarang banget dandan, dianggap sangat 'lelaki' dan agak2 lain dari kebanyakan dianggapnya anomali (dan tentu selalu dikritisi).  Ini bukan dalam artian saya menolak melakukan hal2 yang lebih wanita lo ya. Ini masalah sudut pandang. dan lama kelamaan saya jadi cenderung beradaptasi dengan tuntutan lingkungan. tapi sungguh, itu relatif. Hari ini, saya bertemu orang-orang baru, wanita2 gagah yang pake boots dan baju ijo tentara, yang jago banget lempar pisau. yaAllah, kagum beneran. dan sungguh ngeliat mereka dan baju...

an appetizer.

Umat Islam bukanlah umat yang tinggal di sebidang tanah dimana Islam tumbuh. Umat Islam bukanlah bangsa yang nenek moyangnya, ayah-ibunya, pada masa dahulu kala pernah hidup dengan sistem Islam. Umat Islam adalah sekumpulan manusia, yang kehidupannya, konsepsinya, situasinya, sistemnya, nilainya, dan seluruh pertimbangannya, berasal dari Islam. *** Ma'alim fi Ath-Thariq - Sayyid Qutb Berencana bikin resensi buku-nya. Doakan bisa menyempatkan waktu, ya...

PAGI! :)

PAGI! Hari ini diawali dengan sms dari Etta (ayah) yang intinya ngebangunin shalat subuh. Kalau lagi gak di rumah, rutinitas Etta nelfon udah kaya minum obat, 3 kali sehari (apa deh -.-") Premis 1: G ada MSG & g ada aktivitas di kampus dan dimanapun. Premis 2: Kumpul medicinus hari ini juga g jadi, soalnya yang bisa cuma dikit. Konklusi : Hari ini harus BELAJAR, HARUS belajar, harus BELAJAR! *silogisme yang aneh, teori baru :))* oya, buat mereka2 tipe steven yang bilang kalau menurut fulki peduli itu harus 'turun', no, saya gak mikir begitu. menurut saya, peduli itu gak harus turun, tapi peduli itu harus bergerak, mau mikro ataupun makro. Mikro maksudnya cakupannya diri sendiri. Makro ya baru mungkin yang disebut dengan 'turun' langsung. Mas Boc pernah bilang, waktu lagi di p&k: "saya peka, tapi saya gak peduli" waktu dia tau ada sesuatu yang salah, tapi dia gak mau bergerak. Baik itu bergerak makro, yaitu dia BERBUAT sesuatu, atau dia bergerak ...

citra muslim, dari hal terkecil.

Gambar
rak buku saya ambruk. zzzzz, aneh banget emang. dan jadilah semaleman ini saya dimarahin sama Etta, gara2nya, si lemari yg ambruk itu adalah lemari yang dulu saya beli berdua sama bunda dan lemari olympic biasa, ya jelaslah mana kuat dia menanggung buku2 yg segede gaban. gara2nya waktu itu ngerasa butuh banget lemari, dan kalau nunggu Etta yang bikinin (biasanya dari kayu jati), mungkin baru jadi pas saya udah lulus dokter *lebay*, soalnya Etta sibuk. dan saya akhirnya beres2 kamar. sekarang udah selesai, setelah sekitar 3 jam berkutat. dan pas ngeliat kamar, seneng aja bawaannya \m/ ini lemari yg ada udah sampe dijungkirin biar bisa space-nya lebih banyak, dan masih tetep g cukup, jadi sedih. kasur saya masih penuh buku, nguuuk. pengen bikin lemari gedeeee >, Etta orangnya sangat rapi, gak suka banget kalau rumah berantakan. Dulu saya dan adik2 pernah dibangunin jam 1 pagi, dan disuruh ngepel T.T tiap inget ini saya pengen garuk2 tanah. Di bale pun saya setahun sekamar sama Arda, ...

Allah itu dekat.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ‌ۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ‌ۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS 2/186) Allah itu dekat. Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berdoa maka janganlah sekali-kali dia berkata, “Ya Allah ampunilah aku jika Engkau kehendaki.” Akan tetapi hendaklah dia memastikan apa yang dia minta dan hendaknya dia memperbesar pengharapannya, karena Allah -Azza wa Jalla- sama sekali tidak pernah menganggap besar sesuatu yang Dia berikan.” (HR. Al-Bukhari no. 6339 dan Muslim no. 2678). Rasulullah saw Bersabda: “Tiada seorang berdo'a kepada A...

syukur atau kufur

cuman dua pilihan sikap yang ada di manusia terhadap hidupnya: syukur atau kufur. fokus sama apa yang ada di depan, dan memutuskan gak terpengaruh sama hal-hal di sekitar yang mengganggu fokus. tidak akan terjebak dengan sesiapa dan apapun. mudah-mudahan pengupayaannya optimal ya ful :)

sedang sangat bersyukur.

Semua selain Allah adalah makhluk, begitupun dengan iman, ada karena ada Yang Mengadakan, dan tiada karena ada Yang Meniadakan. Keberadaannya fana, dan bisa seketika timbul maupun tenggelam. Ya Allah, kutitipkan iman sebelum dan sesudah matiku, maka jagalah ia dengan penjagaanMu. Tidak ada yang namanya da'i gagal, karena saat dia melangkah satu langkah pun, pahala akan sudah mengalir. yang ada hanyalah da'i yang menyerah sebelum berhasil. Bismillah. Fokus. Alhamdulillah. sungguh sungguh amat sangat bersyukur atas nikmat ini. semoga tidak menjadi sia-sia. malam ini aku sungguh-sungguh bahagia dengan sungguh-sungguh, setelah lama tidak merasakannya :) asyaddu hubbalillah. amin.

tertampar dan memilih untuk bangkit

"Islam adalah berserah diri kepada Allah semata , tidak kepada yang lainnya. Dia beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukan sesuatu pun dengan Nya. Dia bertawakkal hanya kepadaNya, dan hanya kepadaNya pula dia takut serta berharap. Dia mencintai Allah dengan kecintaan yang sempurna, dan tidak mencintai makhluk sebagaimana kecintaannya kepada Allah. Sesiapa yang enggan beribadah kepada-Nya, maka bukanlah ia seorang muslim. dan siapa yang di samping beribadah kepada Allah dia juga beribadah kepada yang lain, dia bukan seorang muslim . " "dan barangsiapa mencari dien selain dienul Islam, maka tidak akan diterima daripadanya. Dan di akhirat dia termasuk orang yang merugi" QS. Ali Imran:85 Mudah-mudahan diberi kemampuan dan ketahanan untuk membuktikan diri sebagai hambaNya.

optimalisasi.

Kalau Etta marah, tandanya saya pasti lagi gak bener. dimarahin lagi sama Etta dengan alasan yang sama; gimana caranya berprestasi di rumah. "kak, muthian sudah belajar?" "sudah tadi" "jam berapa selesainya?" "jam setengah 10" "Etta sama Bunda baru pergi jam setengah 8, ko udah selesai lagi belajarnya" "iya Etta tadi kakak udah kasih tau dan suruh muthian belajar. kakak baru pulang jam setengah 9" "kamu jangan cuma kasih tau, kamu harus PASTIKAN! Inget itu kak, kesuksesan kamu adalah apabila adik-adik kamu juga ikut sukses" and my father keep talking and repeating the same word all over again. "Etta udah gak usah suruh-suruh lagi masalah begitu ya, kamu sudah besar, sudah gak perlu dibegitukan lagi" "Kamu jangan cuma berprestasi di luar sana, berprestasi juga di rumah dong" daaaaan macam-macamnya. even masalah minum madu atau belum-pun bisa masalah. ergh. Etta betul-betul menuntut saya untuk jadi...

I choose.

"I CHOOSE to be the best I can be, I CHOOSE to be courageous in everything I do I CHOOSE to be authentic in everything I do my past don't dictate me , I CHOOSE " -india Arie, I choose. setiap hari, sejatinya adalah pilihan bagi setiap insan. jalannya udah jelas, haq ATAU bathil. Sejarah sudah membuktikkan, bahwa jalan itu tidak bisa kita tempuh keduanya, kita harus memilih.

seize the day! #seputaroscesemester4

Gambar
ini pertama kalinya OSCE yang beneran puas banget. bukan, sungguh bukan karena pasti gak remed. tapi, karena saya ngerasanya ini pertama kalinya OSCE yang saya sampe jumpalitan koprol-kayang gak ngelewatin satu station-pun. OSCE hapal mati means hapalin, abis itu mati, terus bangun, terus hapalin, terus mati, terus bangun, terus hapalin, dst. Jenuh? Jangan ditanya. Musuh paling besar dari persiapan OSCE adalah capenya mengulang ulang ulang ulang sampai bisa. OSCE saya yang gak remed sama sekali cuma satu, pas FBS (semester 1). Di tahun-tahun berikutnya, saya SUKSES melakukan kebodohan-kebodohan tingkat tinggi yang anehnya, berkisar di hal yang sama. RPS Saya gak ikut skills lab breast exam, gak ikut susulan juga karena saya gak tau, GAK TAU men. HP saya nge-hang (ini penyakit lama yang parah), dan saya baru tau ada susulan pas jam 3 sore-nya. what a fool banget. dan saya bukan tipe orang yang bisa langsung ngerti kalo cuma dijelasin gitu doang sama temen. dan breast exam, saya cuma de...

Muhammad Isa Ibrahim

Gambar
Namanya Muhammad Isa Ibrahim, umurnya 3 tahun. tiba-tiba dateng ke kamar saya, terus ngeliatin tempat pensil yang isinya uang recehan, seribuan. "kaka, liat ini uang ade" "buat apaan be?" *sy panggil dia bebe "buat sekolah, mau nabung" "..............................." di kesempatan lain, "be, mau beli mainan?" "gak mau, mau nabung aja buat sekolah" ini mulanya karena keberatan Bunda kalo adek masuk sekolah yang sama kayak semua kakak-kakaknya, masalahnya klise, biaya. Sekolah swasta jelas aja pasti lebih mahal dari negeri, dan udah ada 3 anak yang di swasta, dan satu anak di perguruan tinggi, jelas aja gak ringan. Apalagi tahun depan, adik saya yang tiga ini, satu kuliah, satu masuk SMA, satu masuk SMP, dan adek Ibrahim masuk TK. Saya bukan mau mempermasalahkan biaya lalalala, karena saya juga tahu, bahwa Bunda dan Etta mengerti betul, bahwa rizki sudah ada Yang Maha Mengatur. tapi gak tau kenapa, terharu aja ngeliat Ibrahim ...

telepon siang bolong

kring, kring, kriiiiiinng etta : aslm. kak,bunda kemana? kk : fitness keknya etta : emang g cape, kan baru balik dari surabaya. kk : g tau deh, tadi sih semangat banget. etta : wah, pengen liat instrukturnya tuh, siapa sih namanya, sofyan-sofyan apa gt. kk : =___=" etta : etta kan g kaya instrukturnya yang perutnya sixpack (tb2 jadi sendu) kk : ini apa dehhh. etta : bla bla blaaa.....(melanjutkan ttg perbandingannya dengan si instruktur) kk : hadooohhh, apalah iniii... (obrolan berganti ke topik tentang adik2) etta : yaudah, bilang bunda etta masih di kantor kk : oke. etta : aslm. kk : wsw. ini cuma satu dari kelakuan *ehm* ngocol orangtua saya satu sama lain. kadang-kadang, kalau lagi denger becandanya orang-tua (yang kalo ortu saya sering banget karena si babeh ngocol tingkat dewa) entah kenapa hati jadi ngerasa hangat. bener kata abah iwan, apa yang berasal dari hati, bakal nyampe juga ke hati. kalo kata si babeh, ini namanya bumbu pernikahan (jiaa...