Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012
I'm watching sherlock holmes in between my daily routine. beda dari yang film, ini series-nya gitu. macem glee yang ada season2nya. nah dia tiap season cuma keluar 3 episode. saya baru liat yang season 1.

opening episode 3 kocak. 

watson ngambek sama holmes gara2 holmes nyimpen kepala orang yang udah meninggal di dalem kulkas rumah. jadi dia ngambil kepala itu dari pemakaman buat meneliti tentang kecepatan koagulasi saliva (air ludah) manusia setelah meninggal. -_______-"

dan holmes ngambek sama watson gara-gara watson punya blog yang isinya nyeritain perjalanan mereka berdua memecahkan kasus2. dan watson agak2 ngeledek si holmes karena dia pinter banget tapi gak tau pengetahuan umum macem siapa perdana menteri-lah, gak tau bumi mengelilingi matahari apa bulan, gak tau kabar2 terbaru artis2, dsb. ignorant, slengean, tapi keren.

"Listen, this is my hard drive (sambil nunjuk kepalanya). and it only makes sense to put things in there that are useful. REALLY useful. Ordinary peo…

Sherlocked

Gambar
I am sherlocked.
#sherlockholmestheseries
Senin malem kemaren, pasien dateng kaya banjir. dari bada isya sampai pagi gak berenti-berenti. total ada 21 pasien plus 4 konsul dari bagian lain. jumlah yang TERLALU BANYAK untuk jaga Obgyn. 
Masalahnya, Obgyn itu yang dateng apalagi ibu2 parturien (udah mau melahirkan), observasi dan tindakan-nya terus menerus, belum lagi kalau udah melahirkan, terus post-melahirkan. biasanya jaga obgyn diatas 10 aja udah pengen koprol. nah ini dua puluh satu. 
Walhasil, yang biasanya kalo jaga bisa tidur satu atau dua jam, kemaren itu kita g bisa istirahat sama sekali. jaganya cuma bertiga pula dari yang harusnya ber4 *jumlah does matter*. dan karena banyak, tugas koas yang biasanya cuma cap-cap guricap di obgyn jadi nambah-nambah.
beres jaga jam 6 pagi, jam 7-nya udah harus masuk lagi. walhasil selasa kemaren saya kaya robot yang dipencet tombol off. mana ada pelatihan dari residen semester 4 yang lagi modul teaching skill dua hari berturut-turut ampe jam 4 sore pula. ihik ihik. dan malemnya ketidur…
It’s funny. I met a man once who did a lot of mountain climbing. I asked him which was harder, ascending or descending? 

He said without a doubt descending, because ascending you were so focused on reaching the top, you avoided mistakes. 

The backside of a mountain is a fight against human nature,” he said. “You have to care as much about yourself on the way down as you did on the way up.” 

― Mitch Albom, For One More Day

be careful, you, climbers.

Brothers melancholy.

Jam 2 malam, kakak-nya post jaga marathon. diajak ngobrol udah gak nyambung, cuma buka mata pun butuh energi setara ngangkat galon. 
tiba-tiba adiknya random, bawa gitar masuk kamar. main gitar sambil nyanyi lagu michael buble. maksa-maksa kakaknya buat tebak lagu apa yang dia mainin karena dia penasaran denger lagu itu dimana tapi dia lupa judulnya. 
JAM DUA MALAM. *penegasan lagi*
kakaknya MENCOBA dan BERUSAHA ngedengerin dengan seksama, tapi bener-bener gak sanggup karena tepar level brahmana. adiknya tetep maksaaaa semaksa-maksanya pemaksaan kakaknya buat ngedengerin dia lanjut nyanyi sambil main gitar dan nebak lagunya.
Berakhir dengan adiknya menyerah menghadapi kakaknya yang udah kayak zombie stupor.
*** I miss my brothers :(
Ngekost, stase jejaring, sibuk sana-sini rasanya kehilangan waktu-waktu berharga tumbuh kembang adik-adik. Ibrahim terakhir lagi seneng difoto dengan mata juling (lucu pisan fotonya), Aci lagi puber sepuber-pubernya anak SMP yang seneng bergaya ala cowboy junior,…
“No amount of guilt can change the past and no amount of worrying can change the future. Go easy on yourself, for the outcome of all affairs is determined by Allah’s decree. If something is meant to go elsewhere, it will never come your way, but if it is yours by destiny, from you it cannot flee.” —Umar Ibn Al-Khattab

cerita koas#10: O&G

Gambar
Astagfirullah. saya ada di jejaring paling ga-je-bo (baca: geje).  yang bahkan belajar dan tidurpun udah bosen sampe cape. *iyep ruang koasnya ada kasur, sofa, dan berAC *tepuktangan
Sekarang saya di stase Obstetric dan Gynecology. stase yang tengah-tengah. sibuk nggak geje juga nggak. setengah-setengahnya ini suka bikin kesel bahkan, karena bikin serba nanggung. mbokya kala mau geje itu total gitu biar kita bisa ngerjain yang lain.  menggantung
seminggu gantian antara jejaring dan RSHS. jadi jadwalnya jejaring x --> rshs --> jejaring y --> rshs --> jejaring z --> rshs. daaan sekarang saya ada di jejaring paling gajebo e.c mosi tidak percaya dari konsulen setempat terhadap kami para koas-koas. karena menurut beliau ini adalah rumah sakit pelayanan, BUKAN RS PENDIDIKAN. pake capslocksesuaipenekanan beliau. area kewenangannya pun jadi SANGAT dibatasi. cuma dibagi stase bersalin (VK) dan stase nifas. which is stase nifas sangat2 minim kerjaan apalagi kalau sudah follow-up pagi2 sa…
koas itu, gak koas aja sih, lebih membuat kita -saya- frontal sama perasaan kita sendiri. marah, seneng, sedih, dsb. sampai kayaknya kadang berasa dipermainkan sama perasaan. dibilang normal, mungkin, karena kita physically and mentally confronted jadi cenderung lebih terbuka kali ya? Gak ngerti juga.

"Dealing with people is as complicated as manic depressive disorder."

dan karena kerjaan dokter semuanya berhubungan dengan manusia, mungkin ini kenapa saya sempet berpendapat kalo orang2 di rshs bipolar semua.

*you should listen to "langit amat indah"-nya rida sita dewi, yang jadi salah satu OST perahu kertas. lagu dan aransemen-nya bagus. ngedengerin lagunya berasa lagi di alam luaaas ngeliat langit biru g berbatas (mulai sok puitis mending stop, ehehe) --> g nyambung postingan lagu sama yang atasnya btw, :D