Jumat, 29 April 2011

Terbatas.

pengen reblog tumblr Thariq. Izin yaaaks! :D

***

Seorang amatir membuat bahtera Nuh
Para professional menciptakan mahakarya Titanic
Lantas, manakah yang tenggelam?
Sebuah kasat kesempurnaan seringkali menipu, tetapi kebenaran takkan pernah bisa disangkal.
“Dont judge book by it’s cover, right?” :)

***

untuk para "ilmuwan" yang selalu menyandarkan segala hal kepada logika manusia, yang kenyataannya, memiliki banyak keterbatasan.

Kamis, 28 April 2011

Olymphiart#5: Behind the scene.

days lately have been extremely exhausting.
terutama dua hari ini.
nyampe rumah gak pernah kurang dari jam 11 malem :_(
*ngesot pake jaslab
*bukan suster ngesot

I told rima yesterday, entah ini kutukan (apaa deui) atau justru anugerah, tapi knowing a lot of things hampir dari semua elemen dan semua perspektif malah bikin tambah menggila. otak kaya digodam-godam. dan masalahnya saya adalah salah satu dari tipe yang : kalau saya bilang ini harus bagus, maka saya beneran bakal terjun sejauh kapasitas dan kemampuan saya untuk memastikan kalau ini bener2 bakal jadi bagus. bukan mereka yang : oh ini harus bagus, ini harusnya begini, ini harusnya begitu, lalu pergi. makanya, entah karakter saya ini bagus atau malah bikin susah diri sendiri. orang-mah pengen jauh2 dari susah2 dan masalah, saya malah terkesan 'nyari' masalah. tapi tetep sesuai kapasitas ya, kalau bukan ranah yang bisa saya intervensi, saya juga g akan masuk.

Banyak ngobrol sama acim jg tentang pembagian peran sesuai kapasitas dan peran masing-masing. we REALLY need a super team untuk bisa memperbaiki yang terjadi. mudah2an.

Pas rapat evaluasi panitia hari rabu kemaren, saya udah kaya kultum, asa jiga nenek2 mamatahan cucu2nya :)) banyak yang sms katanya tertampar gara2 omongan saya pas rapat kemaren. Bahkan ada yang saya tembak langsung ditempat dan di forum "ya, X, berapa persen pengoptimalan kamu untuk persiapan ini?" "gak terukur teh" "kenapa bisa gak terukur? list persiapannya kan jelas. kalau gak terukur berarti ada yang salah dengan persiapan kamu".

belajar bagaimana mengevaluasi, sekaligus memberikan apresiasi dan solusi. yang bisanya kritik doang mah banyak. susahnya adalah bagaimana kritik menjadi bahan bakar agar orang2 bangkit. panitia kecapean, fisik-mental, ditekan sana-sini. semua pengen cepet beres. khawatirnya, karena tergesa-gesa, semua jadi kerja seadanya. Efeknya, banyak human error yang terjadi. Makin aja tekanan dateng dari semua arah. Kaya lingkaran setan. Semua kerja udah kaya robot dan zombie, kasian liatnya :_( kemaren saya coba mengevaluasi, mengapresiasi dan mengembalikan PRIDE mereka sebagai panitia.

Dari 1200 orang yang fokus terhadap angkatannya sendiri, ada segelintir orang yang berusaha, berpikir, dan bekerja untuk kebaikan orang banyak. Apalagi yang kurang untuk jadi suatu kebanggaan?! Mereka haus apresiasi. Pulangnya saya bilang ke Bison, "Son, g usah nunggu orang untuk apresiasi diri sendiri. Coba, kita dulu apresiasi diri sendiri. Kalau emang bahkan kita aja g nemu alasan kenapa harus mengapresiasi diri, kenapa orang lain harus mengapresiasi kita?" Harus bangga, harus punya pride, darinya kita dapet energi, darinya kepanitiaan ini punya JIWA. Bukan sebatas orang2 EO yang kerja asal beres.

rabu kemaren sebagai penutup, saya bilang, "cepat atau lambat, suka atau enggak, ini semua juga pada akhirnya bakal selesai. Pertanyaannya, akhir kaya apa yang bakal terjadi? Pengen dikenang sebagai apa olymphiart 2011 dan kepanitiaan tahun ini? empat hari lagi, masih bisa. masalahnya tinggal mau apa enggak kita ngusahain ini bareng-bareng. Hingga tidak ada residu, di akhir yang ada cuma ikhlas. karena kita yakin, we've done the best that we can"

Sedih liatnya kemaren :_________( <-- kok jadi semacam ingusan -.-"
bahkan syuhada, koor pubdekdok, lagi thypus, tetep dateng rapat.
*makin pengen ngesot.

Roll up our sleeves.
Make a change.
Dunia udah terlalu penuh sama mereka yang doyan bicara dan twitter-an.

Rabu, 27 April 2011

dari perfecten.

dari perfecten untuk P&K 2010 :_)

hey GUGAH, apa kabar?
sepertinya alam bawah sadarku merindukan kalian..

Selasa, 26 April 2011

Olymphiart#4: di antara hingar-bingar-nya.

Astagfirullah.
udah lama gak marah sama orang.
dan kemaren saya marah sama orang.

Kadar toleransi saya untuk mengontrol emosi cenderung tinggi (menurut beberapa orang), jarang jarang jarang -hampir gak pernah malah- banget saya marah, beneran. Terakhir kemaren agak kesel sama ketua angkatan saya yang emang errr (agak) nyebelin, dan itupun ya gitu doang. Kejadian saya agak keras paling pas ospek tahun kemaren.

Kemaren kejadiannya pas lagi voli,
Tiba2 Adi, smasher voli putra 08, pas lagi mau smash, jatohnya salah, kena ke tangannya. Otomatis kita semua cari medis, dan ternyata medis-nya g ada, entah kemana. Semua yang ada di ruangan juga pada bingung harus bagaimana. Adi akhirnya dibawa sama anak2 08 yang lain ke klinik padjadjaran.

hasil rontgen Adi: dislokasi.
Inhale, exhale. saya kemaren lagi migrain pula, dan cari udara di luar GOR Pakuan. pas saya lagi di luar, ada dua orang dateng, bawa kotak P3K, sambil senyam-senyum. Mereka baru mau masuk GOR. dan obviously gak tau udah terjadi apa di dalem tadi.

akhirnya berlaku-lah proses saya menegur mereka disana.
saya tegur, sangat keras.
tapi tenang, gaya marah saya bukan gaya marah nyemprot2 orang, itu bukan saya pisan. NO. Marah-nya elegan (amin), dan tetep harus ada nilai edukasi-nya. Terus wajah anak2 P3K ini udah kaya mau nangis, akhirnya mereka bilang "maaf teh" dan saya jawab "kalian g usah minta maaf sama saya, minta maafnya sama yang kecelakaan tadi" dan saya pergi, dan begitulah "bincang-bincang" saya akhiri.

dan udahannya, seperti biasa sifat saya muncul.
gak enakan sama orang -.-"
pas bilang ke herdinda bahwa saya malah jd g enak, she said: "ful, you're destroying yourself" :_( huaaa, tapi beneran malah g enak >,< kemaren itu gabungan antara: migrain, menekan amarah, dan g enak sama anak2 p3k itu (tapi saya tau bahwa mereka emang harus 'ditampar'). akhirnya saya malah mukul2 bola voli gak jelas ke lantai.

kalau panitia dibilang u/ meningkatkan profesionalism, mereka selalu bilang: "teh, we are doing our best". mungkin iya, karena saya juga gak terlibat dalam kepanitiaan, jadi saya gak mau komentar tentang apa yang sudah mereka siapkan dan lakukan. tapi kayaknya banyak hal yang harusnya gak terjadi malah kejadian. contoh kecil-nya ya ini, P3K. dan ini bukan cuma kejadian di voli doang. ini taraf paling dasar dan standar mengenai profesionalisme, STANDBY, ada di tempat dimana dia bertugas.

Kemaren juga kejadian setelah futsal, ampun deh ampun.
Noraknya gak ngerti lagi. to the max.
mahasiswa pas di olymphiart kaya jadi 'bukan dirinya'.
atau malah jadi sebenar-benar dirinya?
dan bahwa dia di hari2 biasa justru yang bukan dirinya?

Olymphiart tinggal 5 hari lagi.
antara senang ini berakhir,
dan khawatir,
berakhirnya menyisakan hal yang gak harus dan gak boleh ada.
mudah2an aja enggak.
Makrab-nya HARUS BENER-BENER BAGUS.

Minggu, 24 April 2011

Sabtu, 23 April 2011

I don't want to miss a thing.

Backsound: "I don't wanna miss a thing - Aerosmith"

Voli-nya kalah...
T.T
T.T
T.T
and I did a lot of mistakes.

beneran sekarang badan rasanya rontok sekali.
suara parau.
tenggorokan pun mulai sakit.

kemaren pagi2 main voli sampai 6 set, langsung lecture, disambung lagi tanding 2 set. menggila-lah ini seriusan sehari 8 set voli, ditambah kondisi kurang istirahat. zzzz. pulang ke rumah kaya ngelindur di jalan. tanding lagi hari senin, untungnya udah ada tasya sama marle, fyuuh. kemaren g ada captain (tasya) rasanya aneh banget. serba gak jelas jadinya, walau ada penggantinya.

olymphiart bener2 menguras tenaga (dan pikiran) sekali ya,
kasian sama temen2 yang lain :(

kemaren sampe rumah jam 8 malem (pulang paling siang semingguan inii \m/) nyampe rumah langsung nemplok kasur. eeeh, dibangunin bunda disuruh nemenin nyari Ian. Jadilah kemaren malem kami bertiga (bunda, saya, ajib) berkelana mencari Ian. udah kaya reality show gitu kejadiannya, antara kocak + miris + cape nyampur semua.

setahun terakhir ini, terutama, banyak banget kejadian terkait adik yang satu ini :_( bagaimanapun pasti kepikiran. kata Ta' kangka, ini ujian buat Etta sama Bunda, melalui Ian (dan buat keluarga kami tentunya). menguji kesabaran Etta+Bunda. menguji saya dan najib sebagai kakak. sedih, jelas. air mata keluar, jangan ditanya (saya paling g tega kalau bunda nangis apalagi). kombinasi rasa sayang, mendidik, emosi tertahan, marah, dsb lebur. tapi banyak belajar. banyak sekali.

yang paling kocak kemaren malem akhirnya pas Ian ketemu, hahahaha. geli. lucu pisanlah itu. beneran reality show banget. nyampe rumah jam 12 malem, udah dalam kondisi betul2 gak bisa ngapa2in, badan kaya ager2, hahaha. tapi untung banget Ian ketemu tadi malem, haffuh.

semangat ah ful!
semua yang terjadi adalah skenario dari Allah untuk pendewasaan diri-mu..
hehehehe, jadi harus seneng, dalam kondisi bagaimanapun :D
I don't wanna miss a thing ^^.

Kamis, 21 April 2011

Hari ke 7.

backsound: Broken Vow - Lara Fabian

23.48
baru pulang dari kampus T.T
dari hari kamis-jumat-senin-selasa-dan sekarang rabu, kalo nyampe rumah bawaannya ngezombie. langsung tidur gak pake mikir. tepar parah. pas di bus bandung-cirebon a.k.a babon pun pasti selalu ketiduran. untungnya ada rima, kalau enggak udah g ngerti lagi deh. yang susah adalah mencoba untuk tetap terjaga pas rima udah turun. grrr.

hari ini bener-bener.
kemaren nyampe rumah malem banget langsung tidur, bangun jam 3 pagi buat ngerjain LI, dan baru beres jam 7 pagi -.-" untung g ada lecture. langsung ke kampus. tutorial. siangnya rapat tim5 bareng SC olymphiart. dilanjut dengerin curhat kang alvy. langsung lab (yang beneran itu gak konsen banget, but atleast I tried to be focus di lab). dilanjut latihan voli. dukung futsal. dukung VG sampe jam 8.30, lanjut ke futsal lagi.

dan tadi makan malem bareng rima acim enji fasa sandi dinar.
lot of things happened.
tapi udah males buat dibahas2 di blog.

pulang kerumah, dimarahin bunda *ya iyalah, berhari2 ini pulangnya malem banget terus :(*
dan besok pagi jam 7 udah harus di nangor buat latihan voli *gosreeek gosreeek tanah*

salah satu frame olymphiart 2011.
mengeraskan muka dan mental \m/

sekarang rasanya kaya jalan di atas ranjau.
mudah2an dapet banyak hal, amit-amit kalau g dapet apa-apa dan segala yang terjadi gak jadi catatan amal sholeh, dan mudah2an g dapet hal yang seharusnya gak didapet; musuh, su'udzhon, sakit fisik-mental, jiwa yang sempit, pemahaman yang terdistorsi, syirik kecil, dsb.

ah, betul2 sedang benci sama yang namanya retorika.

Rabu, 20 April 2011

crossing mind.

obrolan via sms pas lagi liat jadol kemaren:
me: "Proposal udah beres dari sekjen (setelah revisi ke5 -.-") *sujud syukur*"
wa: "Terus, harus ketemu dr. Fedri kapan? Badai Belum Berlalu."
me: "Did you by any chance read my blog?..."
wa: "Nope, by any chance our mind crossed perfectly :)..."

*****
entah kenapa seneng dapet sms ini, hehehe.
sekedar tahu dan merasakan,
bahwa ada orang yang sepikiran,
bikin seneng aja :)

mahal soalnya. jarang.
terutama sekarang-sekarang.

Senin, 18 April 2011

:)

Badai Pasti Berlalu, ya kan Dek? :)
just believe. just believe.

Ia tidak pernah tertidur, Ia tidak pernah mati.
Berani mencoba dan tidak takut gagal adalah kemenangan,
Belajar dari kegagalan adalah kebijaksanaan.
Jangan menghakimi,
tapi beri kabar gembira dan peringatan.
Jangan mudah memvonis,
tapi seru dan ajak kepada kebenaran.

terkondisikan atau mengondisikan keadaan kamu, ful?
Berbuat, bergerak, untuk menjaga kehendak tetap hidup.

"Untuk setiap bukit yang harus kudaki,
untuk setiap batu yang melecetkan kakiku,
untuk semua darah, keringat, dan kaki,
untuk badai yang membutakan dan panas yang membakar,
hatiku harus mengucapkan syukur.
Alhamdulillah.
Ini semua adalah hal-hal yang membuatku kuat.

Di atas jalan setapak bertabur mawar,
orang yang lemah, merayap.
Tetapi hati yang tabah, berani mendaki tebing"

Bagaimanapun, Badai Pasti Berlalu.

Minggu, 17 April 2011

untuk yang mau UN.

this post is dedicated to my dear brother.
Najib Wa'dallah.
yang mau UN besok.
dia yang ujian, kok saya yang tegang.
yang udah lama g pulang ke rumah gara2 belajar di asrama.

Semoga Allah luruskan niat-mu,
istiqamahkan langkah-mu,
tetapkan tujuan pada diri-mu.
Satu Niat, Satu Langkah, Satu Tujuan.

Apapun hasilnya,
yang penting Allah ridho,
yang penting Allah ridho,
terhadap kita, dan apa yang kita usahakan.

"Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah Membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakkal" QS 'Ali 'Imran: 160.

P.S: dan buat semua adik2 yang mau UN :) semoga Allah berikan yang terbaik. Terutama untuk kamu Hey Penyu! ^^.

Tidak bersisian, tapi terasa.

A friend in need, is a friend indeed.
Terimakasih untuk semua yang mengiringi langkah.
Berjalan bersamaan menuju satu tujuan, walau tidak bersisian.

Kehadiran kalian, adalah anugerah yang sungguh tak terhingga.
Dan tak tergantikan.
Sungguh, aku mencintai kalian karena Allah.

Semoga reuni besar kita bisa terwujud,
walau tidak sekarang,
walau tidak disini.

Jangan percaya.

Sayangnya blogspot gak punya reblog T.T
jadi saya copy-paste aja ya..
ini tulisan kakak kelas, izin copy dr tumblr-mu ya Kang :D

***

nawa pandal
Jangan percaya kepada kunang-kunang, ia bersandar kepada malam.
Jangan percaya kepada malam, ia bersandar kepada gelap.
Jangan percaya kepada gelap, ia bersandar kepada siang.
Jangan percaya kepada siang, ia bersandar kepada matahari.
Jangan percaya kepada matahari, ia bersandar kepada waktu.
Jangan percaya kepada waktu, ia bersandar kepada ruang.
Jangan percaya kepada ruang, ia bersandar kepada batas.
Percayalah kepada yang tak berbatas, Ia bersandar tidak kemanapun.
Ia ada mengadakan ada, Ia ada mengadakan tiada.

Ia ada dan selalu ada, Ia ada dan tidak mengada-ada.
***
untuk mereka yang tidak belum percaya, atau salah menggantungkan kepercayaan..

Olymphiart#3: Best Supporter.


I love my batch the most pas supporter-supporter-an ini :D
Everybody is having FUN!

Taun kemaren, 2008 dapet gelar Best Supporter. Satu Emas diboyong. Nah, taun ini, Best Supporter hadiahnya 3 Emas. Jengjreng. Gila kan ya, banyak sekali - dan jadi salah satu cabang yang juga ditekankan di angkatan. Ada energi positif yang menguar tiap kali 2008 jadi supporter. Hehehehe. Wajar taun lalu jadi Best Supporter, dan tahun ini kalau 2008 tetep konstan kaya kemaren pas dukung futsal, bahkan lebih baik, kemungkinan Best Supporter jatuh ke tangan 2008 gede banget \m/

Dan satu hal yang harus bener2 dibanggakan dari 2008 adalah, supporting yang gak pandang bulu, gak pandang kondisi, mau menang atau kalah. Dalam kondisi diatas angin ataupun terjepit lawan, dukungan tetap mengalir, gak berubah. Keren :) Itu susah lo, dan mahal, dan harus jadi kebanggaan.

Ah seru-lah, pokoknya!
Apalagi dengan tahun ini yang lebih variatif, pake ada maskot si Dino-Uno, dsb. buehehehe.

Andai Olymphiart saya bisa cuma jadi supporter dan pemain yang baik aja.
Alangkah menyenangkan-nya :)
*malah curhat*

Sabtu, 16 April 2011

Olymphiart#2: Pride & Prejudice.



Saya suka sama film Pride & Prejudice, yang diangkat dari novelnya Jane Austen. Sebenernya lebih suka film 'becoming Jane' sih, yang justru bercerita tentang kisah nyata hidup-nya si Jane Austen, yang menginspirasi dia bikin novel Pride & Prejudice, yang booming pisan itu, yang bikin mewek super parah, gahaha.


Film-nya ya intinya gitu2 aja sih, english ancient romance. Cerita jaman2 abad ke19an. Laki2 bangsawan kaya ganteng segala bisa yang super-arogan, ngomongnya menyebalkan, suka kaya merendahkan orang, ketemu sama perempuan di suatu desa kecil gitu yang kuat, keras kepala, dan cerdas. Kerjaan mereka berantem selalu, dan perempuan ini benci banget sama si laki2 yang super arogan ini. Dua-duanya saling punya prejudice (prasangka) gak baik satu sama lain, dan keduanya punya pride yang juga tinggi.

They fond of each other, the affection is on the air and they just can't deny it (film hollywood pisanlah -.-"). Tapi ya tetep aja, the sparks between those two kalah sama harga diri dan prasangka mereka satu sama lain (thats why judul film-nya pride & prejudice kali ya). Dan akhirnya setelah prasangka dihabisi, dan harga diri ditekan, hingga yang tersisa adalah sincerity (ketulusan), barulah mulai ketemu maksud si laki2 dan perempuan ini toward each other sebenernya baik, caranya aja yang salah, gara2 si pride & prejudice yang muncul dominan di awal. Mereka berdua saling melengkapi dan memperbaiki satu sama lain, sebenarnya.

*****

Begitupun dengan Olymphiart.

tentang prejudice. Banyak hal yang terjadi yang awalnya adalah prasangka. Yang akhirnya prasangka itu berkembang, jadi opini, lalu jadi sugesti, lalu jadi aksi, dan mengeksitasi prasangka baru. Prasangka-nya MUNGKIN bener, sangat mungkin, tapi gak sedikit juga prasangka yang jauuuuuh banget rasanya korelasi-nya sama kebenaran yg ada. Yang bahkan saya sering mikir: "HAAAH, kepikiran sampe segitunya?!". Entah bener entah enggak. Apa saya-nya aja yang terlalu naif dan terlalu polos? Yang mikir bahwa sejahat-jahatnya anak FK kayaknya g akan sampe segitunya. Yang mungkin terlena dengan frase "kakak sayang adik, adik sayang kakak"? Secara saya ngospek dan nge-mabim dua angkatan berturut-turut -_____-"

Entahlah. Di situasi penuh prasangka ini, kayaknya mengkudu pun rasanya manis.

tentang pride. Harga diri, kebanggaan, apapunlah namanya, rasanya jadi aroma yang paling kental di udara. Baik itu harga diri personal, maupun golongan. Jadi inget cerita Ali bin Abi Thalib ra., yang pas perang, beneran tinggal menebaskan pedang-nya ke salah satu musuh, dan Beliau diludahi. Emosi tersulut, tapi pedang malah surut. Kenapa? Karena Beliau tidak mau, pedang yang terhunus, itu karena emosi, rasa-dalam-diri, dan harga diri, bengkok niat-nya. Keluar dari salah satu rukun ibadah; bukan berdasarkan hawa nafsu.

Pride yang terinjak, menimbulkan reaksi yang jadinya berlebihan. Diserang, balik menyerang. Kepentingan golongan terusik, laga-nya seperti pasukan berani mati. Nekat. Tebas kanan-kiri. Serba blur. Dan ini terjadi pada semua yang terlibat - walau makroskopis.

Hebatnya, pride dan prejudice ini kombinasi. Satu sama lain jadinya positive feedback. Saling eksitasi.

Saya gak mau jadi orang skeptis, saya gak mau kehilangan harapan, kalau ini semua akan berefek baik, finally, no matter what, bagaimanapun caranya. Mudah2an realita gak membutakan mata saya untuk tetap percaya, untuk tetap sadar.

Cape, beneran. Saya gak nyaman.
*dan yang paling bikin saya males, tulisan saya ini malah mungkin diartikan macem2 sama orang. Orang-orang gak ngerti maksudnya, dan hebatnya kebanyakan mereka langsung bikin asumsi *keprok*.

Minggu, 10 April 2011

Cuma Manusia

Inikah yang harus ku hadapi
Perbedaan tiada bertepi
Mengenali keinginanmu terhadap aku
Yang tak semuanya keinginanku

Mengapa tak pernah kita coba
Selaraskan rasa dalam jiwa
Ini diriku dan begitulah dirimu
Tak pernah sempurna cuma manusia

Seharusnya yang terjadi
Slalu dapat disadari
Dua beda kan saling menyatu
Bukan tuk diri sendiri
Bila sampai hari ini
Masih ada cinta yang membuat kita satu
Itu semua anugerah yang kuasa


*****
Ini lagu Cuma Manusia - Kerispatih. Di luar kasus penyanyinya, yah ini lagu boleh lah ya.. dan liriknya-pun asa soundtrack pre-olymphiart pisan :)) Ahahaha, I should get my mind off dari masalah2 ini dulu nih. uh ah, semangat pagi, semangat u/ aktivitas hari ini! ayo berangkaaattt dan tebar amal-sholeh terbaik yang paling mungkin hari ini, yang jelas2 kaitannya, bukan reka-reka.

(s)he-add-ache..

Hal2 jadi makin memusingkan akhir-akhir ini.
Di kampus, yang harusnya gak boleh menyita sampai setengah kesibukan saya,
dan di amanah2 yang lain...

pengen koprol.

Tadi abis balik dari ITB, ketemu temen sambil benerin laptop. Kebetulan ada wisuda, jadi sekalian ngeliat dulu, dan saya norak banget aja disana kayaknya. Keren pisan itu wisuda. Gegap-gempita wisuda soalnya gak pernah kerasa di FK Unpad. Palingan ya malam wisuda, tapi itu pun lebih ke arah hedon yang g terlalu greng.

Pas mau benerin laptop, ternyata DVD-drivenya bermasalah, dan g bisa masukkin DVD installer. Terpaksa temen saya mencari ke temen2nya yang lain installer di hard-disk *hatur tengkyu ya temaaan :_)*. Dan janji malem ini harus dibatalkan demi laptop yang harus beres ini. Udah di-install ulang, dan sekarang semua software pada hilang. Sedangkan kerjaan saya butuh microsoft word *dagorin kepala ke dinding*.

Di jalan karena kebanyakan pikiran, pas naik angkot malah kelewatan. Jadinya harus nyebrang dan puter balik dan naik angkot lagi. hadooohh.

dan pas naik ojeg, si mang ojeg-nya hampir nabrak anak kecil yang lagi dorong gerobak barang bekas. dan mang-nya marahin anak itu. dan saya malah marahin mang-nya. saya kenal anak-nya, namanya Adit. Dia suka mulung di depan rumah, kadang2 kalau di rumah ada barang bekas, suka disimpenin buat Adit ini. Tapi dia sekarang udah jarang dateng lagi kerumah. Sampe bunda-pun kehilangan dia...

Dia seumuran Aci kayaknya, kelas 5/6 SD. Saya ketemu dia tadi sekitar jam 9 malem, dan dia masih ngedorong gerobak-nya yang penuh barang bekas itu. Dia udah g mau sekolah lagi. Kadang, dulu, kalau dateng ke rumah suka masih pake baju merah-putih. Saya sedih-lah ini beneran sama Adit ini. Anaknya masih baik2, g macem2, kalau g kegarap, bisa kebawa pergaulan yang g bener. Ah intinya ketemu sama adit yg dorong2 gerobak sendirian gelap2, di jalan pulang, malem2 bikin mood saya tambah mellow. Sedih.

Yasudah, outtie. No mood. Need a lot of rest.
Besok agenda segambreng menunggu.
Laa haula wa laa quwwata illa billah...

Mudah2an bangun tidur nanti bisa senyum :)

Kamis, 07 April 2011

Debar.

Sungguh, Allahu Rabbi,
syukurku pada-Mu, untuk debar yang tak pernah pergi,
untuk jiwa yang bergetar tiap kembali
Suburkanlah ya Allah,
Istiqamah-kan ya Allah,
Sungguh Engkau Sebaik-baik Tempat Kembali...

"Dengan Islam kita laksanakan hukum, untuk Islam kita berjuang, di atas dasar-dasar Islam kita bekerja sama, dan menurut ketentuan Islam kita mengarungi kehidupan yang fana, sebelum menuju kehidupan akhirat yang abadi"

Selasa, 05 April 2011

Cinta (2)

Ini lanjutan dari Cinta (1). Postingan Cinta (1) dibawah postingan ini, adalah saya in the state of #soknyastra. Saya gak pernah sok-sok puitis begini, tapi hari ini agak lain flow-nya dan jadinya kesambet pujangga2 gak jelas. Padahal merangkai kata2 puitis pun aku tak pandai :_(
Jadi, puisi2 ini ceritanya lagi pa bales2 puisi sama acimoo.

*****
Dia replied, kurang lebih:

Aku, tersudutkan
Dipayungi cinta berlandaskan asa
Asa yang membuat bagian dariku lara
Cinta tak lagi jadi dewa

Aku, tersakitkan
Kasih, senyum, tawa hilang
Asa menghempasnya
Aku berubah rasa

Kiniku, bermimpi,
Ada peduli datang kemari
Buat tawa canda tak lagi sunyi
Dan cinta tak lagi lari

*****

Ini jago pisan acim main kata2nya *keprok*
Getek sih sok2 puitis begini teh :))
Tapi, di dua puisi dari cinta (1) dan cinta (2), saya ngerasanya dalem banget.
Beda sudut pandang siapa aku dan siapa cinta emang.
Tapi benar2 menggambarkan apa yang kami rasakan dengan kondisi sekarang.
Bener cim, sok2 implisit itu seru!
Biarlah gundah gulana dibawa senang, hahahaha :D

*****

Tapi untuk sebagian, ini tentang harga diri, ini tentang eksistensi.
Padahal jika cinta ini dibagi untuk lebih banyak, tidak terkekang angka, akan lebih indah.
Mereka yang dimabuk cinta kadang sulit diingatkan,
tapi harusnya tahu bahwa tidak hanya dia,
yang lain juga punya cinta sama besar.

dan cinta yang sejati tidak merugikan apalagi memecah.
Ini tentang cinta, bukan tentang emosi sesaat,
apalagi tentang saling menyakiti.


*****

dan pa bales-bales puisi ini ditutup dengan sangat baik oleh teh kaka.
ahaha, izinkanlah kami2 ini bermain retorika sejenak :D
Outtie.

Cinta (1)


*****
Kau tahu, kawan,
Sering aku berkata,
Cinta itu Energi.
Menjaga semangat tetap gelora.
Menjaga tujuan tetap tegak adanya.

Tapi kawan,
Kini aku kenal sebentuk cinta,
Saat dia berubah makna,
Mengubah KITA menjelma AKU.
Adanya tidak berbuah energi,
Silaunya membuat buta.
Rasa menjadi penguasa.
Terbuyarkan harga diri dan eksistensi.

Orang bilang,
Orientasi akan jadi warna perjuangan.
Cinta adalah bahan bakarnya.
Betul kawan, aku setuju.

Tapi, cinta yang aku temui ini tumpah-ruah.
Dia terlalu.
Dia tidak pada tempatnya.
Adanya harusnya matahari.
Tapi kadarnya terlalu menyengat.
Risih melihatnya.
Tidak aman jiwa karena adanya.
Memabukkan siapa yang merasanya.

Khawatir dan takut melekat;
Orientasi yang dijunjung, berlandaskan cinta yang aku temui ini, tidak berbuah berkah.
Tidak menjadi rahmat untuk sekelilingnya.
Wujudnya berubah meracuni.

Dia masih bisa berubah arah.
Dia masih bisa melegakan.
Agar tegaknya meneduhkan.
Agar menangnya menentramkan.

Sekarang, kawan,
Bagaimanapun cinta ini mendesak, hati nurani menutup.
Keduanya bersikukuh, ada yang salah dengan yang lain.

Menurutku, kawan,
Cinta ini harus menunduk.
Itu syaratnya, agar dia mendewasa...

Agar aku tak lagi dilema,
Apakah ini benar cinta?
Karena setauku, cinta tak begitu.

*****

memberontak u/ bahagia!

backsound : Home - Chris Daughtry.
"I dont regret this life I chose for me"

HALO! entah kenapa hari ini, pagi ini, pas bangun, senang sekali :D jadi harus blogging biar energi senengnya tersalurkan, ke siapapun yang baca ini. Bersyukur atas segala nikmat yang didapat sampai hari ini, detik ini.

Dulu diajarin sama Pak Guru u/ berani menghadapi, menghayati dan menikmati setiap apa yang terjadi di hidup. Tapi dengan banyaknya masalah yang terjadi, kadang saya suka lupa, lupa u/ menghayati dan menikmati masalah2 yang ada. Jadinya kurang bersyukur, kurang ikhlas, kurang sabar, dan membuat pikiran-pun gak jernih. Sekarang mau kembali lagi ke kondisi dimana saya, kalau bahasanya teh kaka, memberontak u/ bahagia. Keluar dari mindset2 yang gak positif dan malah jadi cenderung destruktif ke diri. BERONTAK DOBRAK!


Dan berhenti membandingkan tentu. Kadang mikirnya, enak banget ya orang yang ngekost. Mereka stress-nya ya gara2 amanah organisasi dan jauh dr keluarga. Belajar tinggal belajar. Minim distraksi kalau lagi belajar, di rumah mana bisa. Mulai dari ngupas belimbing, bikin susu ade, ngejar2 ade biar minum obat, nyetrika baju sekolahnya Aci, ngejemur, nyapu, nyuci piring, nyiapin makan adik2, beli ini-itu keluar, metik cabe depan rumah, masak nasi, dsb dsb dsb yang kadang mikir "kapan aku belajarnyaaaa *pose cinderella nangis tersedu2 di lantai*". Pastiiii aja gak mungkin enggak, selalu ada distraksi, dan itu baru urusan rumah, belum urusan2 yang lain. hahahaha. tapi sekarang ya mau g mau itu resiko dari hidup yang saya pilih. harus disyukuri, harus dinikmati :D

uoggggghhhh! mengalirkan energi positif! *ka me ha me ha*
semangat pagi ah \m/
semangat ujian, skripsi, olymphiart, dan semuanya!

Minggu, 03 April 2011

nostalgia: behind a man's back.

Besok UTS, tapi entah kenapa yg sekarang agak minim greget. no sparks.

Baru aja ngobrol dengan Herdinda (liat di blog dinda) tentang posting blog-nya yang terakhir. Tentang bagaimana kita learning to live behind a man's back. Awalnya nanya maksud dia kemana, akhirnya ended up malah cerita2. Ternyata itu refer ke sosok ayah-nya. I have this common feeling with her. We do love our father really much. A BUNCH! Bagian dari Sang Pemimpi yang paling bikin mewek sampai tersedu-sedu itu bagian Ikal dan Ayahnya. Ayah menduduki posisi sangat penting di kehidupan kami. I love you, Dad.

Sebenernya, quote learning to live behind man's back bikin saya nostalgia ke sesuatu hal. Selama saya hidup, sebelum di FK, saya selalu jadi orang yang live behind man's back. second person. partner. ya wajar, kalau di sekolah saya dari dulu ketua2 di apapun diarahkan u/ laki2, walau ada juga yang g nutup buat perempuan. tapi saya terbiasa buat berada di behind man's back. g ada ego sama sekali u/ leading di depan, superioritas, arogansi, ambisi, no. bener2 nyaman dan merasa senang jadi orang belakang. G jadi koordinator, dan bekerja sebaik mungkin jadi partner/penasehat/tempat diskusi siapapun the man in front of me, tapi g jadi mengebiri kemampuan saya sebagai perempuan u/ maju ya, justru enggak. Justru malah berstrategi, berbagi peran; jadi biasanya nanti saya yg memobilisasi yang akhwat/perempuan2nya. Saya malah belajar berkembang karena begitu lo! :) percaya atau enggak, saya baru pertama kali jadi koordinator kepanitiaan pas acara OSPEK 2010 kemaren :D

Sekarang di FK, jadi titik yang justru tempat orang2 berlindung, rasanya insecure sekali. beban-nya ada di punggung saya. dulu yang selama bertahun-tahun ditempa begitu, ketika masuk FK dan dapet jabatan di senat/dimanalah, saya dibiasakan u/ jadi orang depan. harus memutuskan. butuh kemampuan cepat dan tepat dlm menganalisis masalah dan mencari solusi-nya. soliter. menjadi berani. memegang resiko dan tanggung-jawab. emang banyak banget juga pelajaran-nya, hehe. walaupun kadang2 hal2 menjadi too much to handle.

mencoba husnudzhon, ini sarana Allah membelajarkan saya, u/ bisa jadi bawahan dan atasan yang baik. Apapun amanah yang datang nanti. Menjadi pemimpin yang sebenar2nya pemimpin. jadi inget kata2 abah iwan: "taat kepada pemimpin, adalah kepemimpinan yang paling dasar". Semoga.

huaaah, tapi bagaimanapun, saya lagi pengen jadi orang yang behind a man's back. for now.