Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012
Gambar
Ini pas foto untuk pendaftaran P3D (Program Pendidikan Profesi Dokter) atau disebut koas. InsyaAllah by 27 Februari mulai pre-koas dan minggu depannya lagi udah mulai koas. amiiin. *lucu ya jepitan bintangnya? hehe... itu beli di tokyo connection jalan progo.
Mulai koas berarti mulai hidup mandiri, pertama kalinya saya ngekost saudara-saudara. Pertama kali. Pertama kali. Pertama kali. *lebay* Bahkan dulu waktu di bale aja saya adalah orang yang SANGAT SERING PULANG. Jarang di bale. Koas tentu beda cerita, g bisa pulang sesering itu. Hiks. G tau akan bagaimana adaptasi-nya, mulai adaptasi tinggal sendiri (super hiks hiks hiks) plus adaptasi dunia per-koas-an yang tentunya beda jauh sama S1 di Jatinangor.
Koas juga berarti akan sangat jarang nulis blog. Bukan karena sibuk (belum tau juga sibuknya koas kaya apa), tapi karena g ada internet *ngek*. Pasang modem pun percuma karena di kamar saya GA ADA SINYAL INTERNET. Disuruh pindah kamar mager, soalnya kamar saya ini paling strategis. Kecua…

Makassar.

Pernah denger isu tentang orang Makassar yang (katanya) kerjaannya bikin rusuh?
Saya orang Makassar, yaaah 50% lah.  Etta 100% Makassar.  Bunda 50% jawa (jogja), 25% sunda, 25% maluku (ternate).
Darah makassar di keluarga Etta kental banget. Kultur makassar-nya kuat sekali. Ayahnya nenek, namanya Andi Sultan Daeng Raja, dulu penguasa Bulukumba (coba googling aja namanya), pernah dipenjara, dan jadi salah satu pahlawan nasional. Adik saya, Ibrahim, awal namanya Muhammad Isa Ibrahim, tapi diganti jadi Ibrahim Andi Sultan Daeng Raja. Kata Etta, buyut saya ini pejuang, beliau pengen itu turun ke anak-anaknya kali ya...
Ayahnya kakek juga penguasa di satu daerah, jadi pernikahan kakek-nenek saya juga bisa jadi salah satu pernikahan politis kali ya? *g tau*. tapi efeknya kuat banget ke pengaruh keluarga saya di sana. dan kadang -sering bahkan- bikin ngeri sendiri.
Saat orang bilang Makassar begini begitu, saya selalu refleksi ke keluarga besar saya.
Mereka stand up dan speak up buat hal-hal yang …
"For doctors to be:
Being a doctor is not a matter of pride, but sincerity. It is not about an obligation, but responsibility. It is not only about your brain, but your heart. It is not about the courage but wisdom...

You're stepping up into the world of uncertainty and hierarchy. Raise your head with humble, show your capability with respect, and always remember that your most teachers are your patients.

Welcome dear..."
sweet and enlightening words, dear aunt. me love you so.

Skripsi#13: Finale (?)

Gambar
Kamis, 26 Januari 2012 jam 08.00 insyaAllah sidang skripsi untuk Sarjana Kedokteran.
Proses bikin skripsi dari awal banget sampai sekarang udah g keitung berapa banyak orang yang bantuin. Buat semua kamu, Jazakumullahu khoiron katsiraa. 
Makasih banyak ya :)
"When you cross a border, each moment seems to be split in two; melancholy for what was left behind and on the other hand, all the enthusiasm at entering new lands." -The Motorcycle Diaries.
Ini quote mau koas pisan. Melancholy and Enthusiasm.

Why us? (1)

Banyak materi 'pergerakan mahasiswa' di organisasi kemahasiswaan beberapa fakultas kedokteran yang ngungkit tentang para dokter/mahasiswa kedokteran yang punya peran/andil besar di pergerakan beberapa negara. Sebut aja dr. Sun Yat Sen, dr. Ernesto 'Che' Guevara, dr. Mahathir Mohamad, dr. Sutomo, dr. Wahidin Sudirohusodo, S. M Kartosuwiryo, dan banyak lagi. 
Nama-nama yang saya sebutin di atas punya ideologi berbeda, tapi setidaknya mereka punya satu kesamaan; mahasiswa kedokteran/dokter. 
Apa semua pemimpin pergerakan pasti diisi oleh dokter/mahasiswa kedokteran? tentu enggak. tapi dibahas disini soalnya saya mahasiswa kedokteran dan baru nonton 1911 revolution (revolusi china yg dipimpin dr. Sun Yat Sen) dan the motorcycle diaries (perjalanan Ernesto 'Che' Guevara muda pas masih mahasiswa kedokteran yang jadi titik balik pemikiran2nya).
Sayangnya, kadang ini sekedar jadi euforia gelar atau status, sama kaya materi pergerakan mahasiswa yang selalu ngungkit tahun 1…

Rafting#2: Profesional.

Di dunia kemahasiswaan, slogan profesional sering banget dipake. Visi-misi lembaga banyak yang menjadikan profesional sebagai entah itu tujuan atau gambaran kerja yang dijanjikan.
Referensi definisi profesional? KBBI tentunya. kata KBBI, profesional artinya: pro·fe·si·o·nal /prof├ęsional/ a 1 bersangkutan dng profesi; 2 memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya: ia seorang juru masak --; 3 mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya (lawan amatir): pertandingan tinju -- *btw, KBBI ada revisi g ya?
nurunin definisi tadi ke ranah praktis g gampang. banget. kalau dunia kerja (dunia profesi) lebih mudah kali ya. dunia kedokteran punya SKDI, punya list kompetensi yang harus dimiliki. 'Kepandaian khusus' yg ada di KBBI diturunkan secara konkrit dan bisa kita ukur.
tapi bagaimana dengan dunia yang lain -diluar dunia kerja-?
sejak dulu saya dicekoki dengan kata ini. setiap buat kegiatan, kata profesional eksis banget di udara. apalagi di dunia kaderisasi yang butuh konse…
"Honor life by living, Padawan"
"Yoda I am, fight I will"
"On many long journeys have I gone. And waited, too, for others to return from journeys of their own. Some return; some are broken; some come back so different only their names remain."
***
words oh words.
"Think you the relationship between Master and Padawan is only to help them? Oh, this is what we let them believe, yes! 
But when the day comes that even old Yoda does not learn something from his students-then truly, he shall be a teacher no more." - Master Yoda.
"Sworn by oath to uphold you, we are." -Master Yoda to Palpatine.
*** "Ready are you? What know you of ready? 
For eight hundred years have I trained Jedi. My own counsel will I keep on who is to be trained! A Jedi must have the deepest commitment, the most serious mind. This one a long time have I watched. All his life has he looked away… to the future, to the horizon. Never his mind on where he was. 
Hmm? What he was doing. Hmph. Adventure. Heh. Excitement. Heh. A Jedi craves not these things. You are reckless!" - Master Yoda.  
***
Master Yoda! #yunomisowel 
starwars emang timeless timeless!!!
Kata-kata yang paling saya suka dari buku Pediatric Nutrition yang dipinjemin sama Pembimbing, di halaman depannya setelah cover ada tulisan:
"This book, with reverence, is dedicated to all children. May they never know hunger. And this book is also dedicated to the caregivers who nourish them."
Mager jenderal bikin slide sidang.  Astagfirullah.

skripsi#12: mobil acim.

oke ini postingan khusus buat mobil maneh, cim.
hari ini super produktif 2012. dalam sehari delivery service ke 2 dosen pembimbing dan 3 dosen penguji tuntaaas sudah. semua berkat si D 44 RC. (bukan manehnya ya cim, si mobil). alhamdulillah, lewat dari rencana semula yang awalnya cuma bakal ngejar 3 tapi ternyata bisa semua beres. :___)
kira2 begini: 1 dosen minta ketemu di nangor jam 12 1 dosen minta ketemu di nangor jam 1 1 dosen minta ketemu jam 1 di RSHS, kalau g bisa dia minta jumat siang di RSHS (dan itu g mungkin karena form pengiriman draft harus dikumpulin di nangor jumat siang juga) 1 dosen minta ketemu di Lengkong Besar antara jam 5-7 malem 1 dosen minta ketemu antara jam 12 di RSHS atau jam 5-6 sore di ujung berung atau jam 9 malem di jatmika deket mesjid raya
yang ketemu di nangor g masalah. yg ribet adalah yg minta ketemu di nangor dan RSHS yg sama2 jam 1. dan yang minta ketemu sekitar jam 5-7 tapi tempatnya satu di lengkong besar satu di ujung berung. dan saya g tau di…

Kuda Liar

*** Tanyakanlah arti kebebasan pada kuda liar...
Otot mereka kokoh akibat kecintaan mereka pada berlari,  bukan karena mengantar seseorang kesana kemari.
Di punggungnya terdapat cinta, bukan pelana yang disandangkan dengan paksa
Kebimbangan tak pernah hadir karena mereka tahu apa yang dimau. Yakin apa yang diingini. Lari mereka ringan karena tak ada yang menunggangi.
Kelelahan akan berganda apabila dihela, dan suara hati akan mati jika dikebiri.
Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu.
- Kuda Liar, Kumcer Filosofi Kopi.
*** Merdeka di alam jiwa.  Secara fisik sama, berlari, tapi kita tahu, isinya berbeda.
Hasilnya juga akan berbeda.

"Travel is a matter of seizing the moment. And it is personal. Even if I were travelling with you, your trip would not be mine." - Paul Theroux.
eta pisaaaaan.

Rafting#1: Fight or Flight.

"Ragu-ragu kembali sekarang juga"
Orang yang pernah masuk ke situ lembang tempat latihan kopassus pasti tau tulisan ini, yang kepampang gede banget di gerbang masuknya. prinsip yang sama kalo kata saya berlaku di ilmu kedokteran. Tau "fight or flight response"? yah cari aja ya maksudnya, tapi intinya mah itu tadi. G setengah-setengah. Ragu-ragu mendingan balik, g usah sekalian. Tapi kalau udah bilang iya, siap, ya total. Point of no return-lah bahasanya. 
Akhirnya sampe juga ke rumah setelah dari kemaren malem di garut. Sekarang ngeblog sambil tangan agak gemetar2 unyu dan pusing tapi tetep pengen nulis. Hehehehe. Kenapa gemetar? selain karena jadi kuli dayung hampir seharian tadi, setelah bersih-bersih badan saya baru liat badan saya lecet2, terutama daerah tangan. Munyaaa~
Kenapa prolog post-nya begitu? Jauh amat dari rafting ke kopassus.. G jauh kok, deket malah. Yang satu situ lembang satu lagi garut. Masih jawa barat lah dua2nya. *ditimpuk ibu2 pake selop*. Heh…
Lusa compre. Dan sekarang otw garut sungai cimanuk buat arung jeram. Suka pinter emang. Grrr. Katanya debit sungai ningkat (nya heueuh da musim ujan). Sungai bisa grade3 ato 4 (saya pun g ngerti maksudnya apa). Hari ini bermalam disana, baru start besok pagi. Oh please bring back my sanity. Lusa compre.
Ini hari yang lumayan panjang.  mulai dari bikin foto buat daftar P3D (a.k.a koas) keliling bandung nangkring sana-sini sampe nonton Mission Impossible 4 di bip bareng Edo-Odi-Livy-Marle. 
Selama ini di fk saya selalu ngerasa jadi orang yang anomali, bukan subjektif ini mah, tapi banyak orang yang ngomong. Perempuan2 fk yang 'sangat wanita' jadi mayoritas, otomatis perempuan macam saya ini yang (mungkin) garang, senengnya pake sepatu keds gede, jarang banget dandan, dianggap sangat 'lelaki' dan agak2 lain dari kebanyakan dianggapnya anomali (dan tentu selalu dikritisi).  Ini bukan dalam artian saya menolak melakukan hal2 yang lebih wanita lo ya. Ini masalah sudut pandang. dan lama kelamaan saya jadi cenderung beradaptasi dengan tuntutan lingkungan.
tapi sungguh, itu relatif.
Hari ini, saya bertemu orang-orang baru, wanita2 gagah yang pake boots dan baju ijo tentara, yang jago banget lempar pisau. yaAllah, kagum beneran. dan sungguh ngeliat mereka dan baju + penampilan saya…
"Because the more the respect, the bigger the dissapointment"

I won't give up on us.

Gambar
Somehow ini lagunya mehek tapi manis banget :) *meleleeeehh~ plus videonya juga bagus..
"I won't give up on us. even if the skies get rough.  And when you're needing your space, to do some navigating,  I'll be here patiently waiting, to see what you find.
I don't wanna be someone who walks away so easily. I'm here to stay and make the difference that I can make.
I had to learn what I got, and what I'm not. and who I am.
I won't give up on us. God knows I'm tough, I am love. We got a lot to learn.
God knows we're worth it.
No, I won't give up on us. Even if the skies get rough."
Bener2 pengen tulisan2 di blog ini dibuku-in, buat koleksi pribadi. Keren kali ya ntar punya kumpulan tulisan judulnya: Fulki in 2010, Fulki in 2011, dst. 'Kaleidoskop' hidup gitu, muhehehe ;)
Jika kita berbicara dan menyebabkan kerugian sebesar sebongkah emas, maka diam adalah emas.

Diam yang bernilai emas adalah diam pada saat yang tepat.

Tetapi jika kita seharusnya berbicara yang bernilai emas, yang mencegah terjadinya kerugian besar, maka diam adalah pengingkaran tugas, yang merugikan.

Diam yang seperti itu adalah menelantarkan tanggung-jawab.
*** Saat yang tepat itu, gimana taunya ya? Intuisi?  Saya selalu yakin, segimanapun orang bilang dia pake intuisi, sebenernya intuisi (terutama lapangan) itu terasah oleh latihan (sadar g sadar dan bukan -hanya- pelatihan formal) dan pengalaman. Nah, kalau belum terlatih, gimana? Trial and error kali ya?
Itu yang diatas dari kata-katanya Mario Teguh, tapi agak2 diedit karena saya BENER-BENER getek (dan zzz) sama pilihan2 kata Mario Teguh sebenernya, jd kadang walau isinya bagus, beberapa g ngeklik sama saraf di otak -,-. Tapi kata2 di atas bener2 pengen saya share.