Kamis, 30 April 2009

Kisah dibalik lecture PHOP, BHP, dan CRP

Saya pengen nulis ini, gara-gara tadi, jujur aja...
Waktu ngeliat mata dan raut muka dosen CRP kita.
(I don't even know his name, GOSSHHH!! maaf banget ya pak TT)..

Tadi itu, sumpaaahh wajah dosen itu kasian banget, pas dia ngasih kuliah,
pas dia ngedongak dan mayoritas kita, 2008, sukses tertidur saat kuliah
Dia langsung berhenti ngejelasin bentar, mandangin kita semua yang WATADOS (wajah tanpa dosa) pisan..
Belum lagi, jumlah kita yang berkurang dikarenakan (you know lahh, titip absen thing, and so on) beberapa hal.
Pas tau kaya gitu, hati saya tersentil, sumpah dosennya nelangsa banget temen2.

Tapi, tadi..bahkan saya pun suliiiiittt sekali untuk tetap fokus saat dia berbicara..
Suaranya mempunyai efek obat tidur yang sangat cespleng, TOP banget dah..
Malah, saya mengamati keadaan ini sambil diiringi gallery-nya mario vazquez (sambil denger lagu maksudnya).
Ngaco banget kan,...
(ya soalnya kalo nggak gitu, saya pasti sukses tepar. volumenya dikecilin kok, jadi omongan dokternya tetep kedengeran, hehehe...alibi^^)

Dan kondisi ini juga terjadi pada lecture2 yang lain,
terutama PHOP..
Kalau misalnya saya ditanya...
"Apa yang kamu dapat saat PHOP?"
"................................................."
" Jawab cepat !!!!"
"................................................"

Bukannya menafikan manfaat PHOP yang tentunya pasti ada ya, teman-teman..
Cuman, lecture PHOP versi saya, mayoritasnya (95%) tidak saya optimalkan.
Jadi, yang tertinggal di ingatan saya ya lecture PHOP yang jeleknya..
Hiks, hiks, saya merasa berdosa pada dr. Dadi...

Kalo saya bilang kuliahnya geje, ya gimana ya,
emang geje sih, abisnya saya banyak gak ngertinya, hehe...
udah gitu slidenya hitam putih, jeda spasi bicara antar kalimatnya lamaaaaaaaaaaaaaaa banget..
OBAT TIDUR SUKSES CESPLENG TOP NENDANG BANGET CAP GAJAH DUDUK..
udah gitu, waktu kuliahnya jam 1 siang lagi,
mantabh banget kan...

huff, ya, koreksinya segitu aja...
no hard feeling buat para dosen yang sudah mengajar..
saya TULUS mengapresiasi bapak-ibu, pahlawan tanpa tanda jasa kami....

Nah, back to the core..
saya disini cuma pengen ngajak kita bareng-bareng,
untuk mengkoreksi keadaan kita sendiri..
saya ngerasain banget, kalo lagi ngomong dicuekin sama orang itu pedih..
kalo lagi ngomong trus ditinggal tidur itu sakit banget...
coba temen2, kita pahami apa yang dosen kita rasakan saat melihat kelakuan kita saat lecture..

ini sebenernya lebih ke diri saya sendiri sih..
saya janji, saya akan menuangkan lebih banyak effort kala lecture,
lebih berusaha untuk tetap terjaga dan mendengarkan omongan dosen,
like my friend said, "listen and you'll be listened"

keadaan ini akan menjadi lebih baik kalau perubahannya dua arah,
antara kita dan dosen. kita berjanji untuk lebih berusaha dan fokus,
sedangkan dosen lebih memperhatikan kondisi mahasiswanya..
(yah setidaknya slide-nya dibuat lebih menarik, hehehe)..

udah ah, segitu aja curhatnya...
makin geje nii..

*untuk para dosen dan guru-guru,
maafin fulki ya kalo ada (banyak) salah...
I'm really sorry,, and I mean it..






Rabu, 29 April 2009

What A yellow-mellow week TT


Mari pulang, marilah pulang, marilah pulang, bersama-sama...


Ini kayaknya lagi jadi theme song saya untuk 2 minggu terakhir ini deh,
saya sedang mengalami easy-lethargy-banget2 alias sindrom cepat lelah..

apakah karena makanan?? hm, bisa jadi...
apakah karena home-sick?? hm, kemungkinan besar.. (dasaaarr mbah-mbahhh kurang kasih sayang TT)

dengan diagnosis etiologinya adalah pilihan kedua, akhirnya saya kerjaannya bolak-balik margahayu-jatinangor (udah kaya seterikaan aja, ampe kayaknya bunda bingung kenapa saya ada dirumah terus)

kenapa ya, saya lagi merasa terbebani dengan kehidupan asrama..
betul-betul terbebani..
masalahnya adalah, kenapa sekarang-sekarang pas mau ujian SEHHHH??
kenapa gak pas awal-awal aja, hehehe (harusnya do'anya malah jangan sampe kejadian ya, dasar kacrut berat)

HUAAAAHHHH....rasanya ada beban beraaaattt sekali yang sedang saya pikul,
(for some reason, I can't share with you guys, what the reason is)

kalo etta ato bunda nelepon, bawaannya nangis (ya Allah, cengeng bangett daku ini, jadi malllluuuu)..
kalo di kamar, bawaannya inget rumah,
kalo lagi kuliah, bawaannya inget kasur (lhooo???)

bener banget,keimanan itu fluktuatif...
ada saat-saat dimana kejenuhan itu datang melanda, (dan sekarang sedang terjadi TT), dan
ada saat-saat dimana semangat itu sedang dalam puncak performanya..

tapi, kembali lagi...
kalo amanah itu keharusan,
ya dalam keadaan suka atau terpaksa harus tuntas maksimal.
that's what I called DEDICATION..
dedikasi = optimal maksimal

kalau Allah menilai pahala dari proses ketuntasan sebuah tugas,
dan kita sadar bahwa tiap detik dari hidup kita haruslah dalam rangka ibadah kepada Allah
seharusnya kejenuhan bukanlah jadi masalah selesainya tugas..
ya tadi, suka atau terpaksa, tugas tetap harus tuntas..

Allahu-Rabbi, berikanlah aku kekuatan untuk terus menerus istiqamah menjalankan amanah dari-Mu..
Allahu-Rabbi, jika kejenuhan ini menjadi hambatan pengabdianku padamu, hilangkanlah ya Rabbi,,
karena hanya Engkau-lah yang Maha Berkehendak dan Maha Kuasa atas makhluk-makhlukMu
Allahu-Rabbi, jadikanlah aku termasuk golongan-golongan hambaMu yang engkau ridhoi kehidupannya, aktivitasnya, dan segala amal-ibadahnya..
Allahu-Rabbi,
Allahu-Rabbi..

" Tidakkah engkau tahu bahwa kepada Allah-lah bertasbih apa yang ada di langit dan ada di bumi, dan juga burung yang mengembangkan sayapnya. Masing-masing sungguh telah mengetahui (cara) berdo'a dan bertasbih. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan " Q.S An-Nur : 41

Ya Rabbi, taqabbal..














Praise be to Allah, for my lovely-caring-tough-wonderful parents..

Kalau ada yang bertanya pada saya,
" Siapa inspiratormu??"
Saya tak ragu-ragu menjawab, " Etta dan Bunda"

OOPS, iklan sebentar..
Etta bukanlah nama merek ato barang dagangan ato semacamnya..
Etta adalah nama panggilan saya untuk ayah..
Oke, jadi jangan ada yang ke warung trus bilang
" Mang, Etta-nya seribu"
Astaghfirullah, behave fulkoii...maafkan kakak, etta (no other intention, hehehehe)

Etta dan bunda adalah,

Oase kala jiwa terdistorsi niat dan orientasinya,
Oase kala fisik merasa tidak mampu mengemban amanah-amanahnya..

Cambuk kala nafsu dominan terhadap kewajiban diri..
Cambuk kala pencapaian tidak semaksimal keharusan

Etta dan bunda begitu inspiratif dalam setiap langkahnya...

Ijinkan aku menyusul langkah dan prestasi kalian,
wahai bunda dan etta tersayang...

Kakak sayang sekali bunda dan etta, banget banget..
dan mudah-mudahan, kita dapat berkumpul kembali, di surga Allah,
seperti keingingan bunda dan etta juga..

Love you, mom, dad...












The way I define life part 2 (based on story)

My 2nd note ( saya benar-benar tidak produktif, lama banget ya dari note pertama saya ^^)
Tiba-tiba aja, inspiration and eager to write a note blow (and swing) in my head..

kali ini, saya gak akan memberi judul diawal,
biar temen2 yang memberi judul sendiri yaa. (sebenernya sih saya gak tau judulnya apa, hahaha)

Cerita 1..
Semua ini berawal dari sebuah obrolan hangat pagi hari di daerah kaki gunung bersama teman2 beda fakultas dan tentu saja universitas ;
kedokteran, farmasi, psikologi, dll.
Pagi itu, saat kami lagi asyik2nya memandang alam dan menghangatkan diri, tiba2 ada (maaf) anjing lewat,
refleks, saya usir-usir dia dengan nada frustasi yang frekuensinya makin lama makin lemah dan akhirnya dengan perjuangan yang super-duper, saya pasrah
(karena doggy yang kurang asem itu -pardon my language- bener2 ngeselin banget, dia tidak menghiraukan suara indah saya, hags hags TT..)

Nah, itu cuman awalannya aja, hehe..(gak penting banget sih ful -Get cha head in the core, FULKI!!)
Gara-gara doggy tadi, saya jadi kepikiran sesuatu, nyeletuklah saya :
Fulki : "hihihi, jadi inget X, dia buat tato doggy peliharaannya gitu di tangannya, parah banget ya, hehe" (loh, kok saya malah ketawa ya, gak beress)
Psikologi : "Iya, emang pada gila orang-orang sekarang, udah gak jelas lagi orientasinya"
Fulki : " Mba, itu belum terlalu gila..sebelumnya, si Mr. X itu pernah sedikit tersadarkan sama adek2 aku, ditanyain gitu " Om, gak takut apa sama neraka, kok ditato gitu sih?" yah namanya juga anak anak ya nggak, vulgarisme mode ON banget"
Farmasi : "Hehehe, iya pul, emang adek2 lo tu yeee"
Fulki : "Yaudah siii...nah, trus si Mr. X itu beberapa saat kemudian dateng lagi, dia liatin tuh, " Kak, gimana tato X bagus nggak??", dan tebak apa tatonya coba??"
Lainnya : " Apaan pulek??"
Fulki : " Ihdina Shiratal Mustaqim (emg pake bhs latin tulisannya), plis deh... mendadak pengen pingsan waktu liatnya, keblinger banget dah, gak ngerti lagi *ckckck "
Psikologi : "Hahaha, iya,ngaco banget! Eh, sekarang lagi marak juga kan artis-artis yang ditato wajah suami-istri-pacar-dll mereka?"
Lainnya : "yup.."
Psikologi : " Kenapa ya, orang-orang itu menafikan adanya kekuatan diluar manusia yang mengatur semua hal? Pede banget gitu, bahwa rasa dan apapun yang mereka punyai akan kekal."
Lainnya : " ......" (mikir)

Cerita 2..
Waktu itu, saya inget banget, kejadiannya waktu saya mau ujian FBS III.
Malam sebelum ujian, saya yang tidak terbiasa minum kopi, malam itu minum kopi 3 gelas dengan niatan belajar sampai shubuh.

Detik, menit, dan jam pun berlalu, waktu sudah menunjukkan jam 4 pagi.
Berbekal petuah prof. Purba yang bilang bahwa sebelum ujian gak boleh begadang, dan bahwa kerja otak akan optimal kalau diistirahatkan optimal, saya berencana untuk tidur.
Ok, bismillah, saya mencoba untuk tidur setelah shalat shubuh.
Teman-teman begadang saya sudah pada terlelap semua, tinggal mata saya saja yang masih nyalang.
Entah kenapa, saya tidak bisa tidur, berkali-kali saya coba, saya tetap tidak dapat tidur.
Saya telepon bunda, bunda menyuruh saya minum susu hangat dan menenangkan saya.
Ok, saya minum susu hangat dan berusaha kembali memejamkan mata.

Tapi, saya tetap tidak bisa tidur juga (baru saya sadari ketika itu, tidur itu merupakan nikmat yang luar biasa dari Allah ^^).
Berbagai hal saya coba untuk bisa tidur,tetapi saya tetap tidak bisa tidur juga, saya sampai mati gaya cari cara untuk bisa tidur.
Yup, ending tertebak: saya mulai panik,
Bayangkan aja, saya akan ujian FBS selama 3.5 jam, teman2 saya sudah pada tertidur semua dan saya tidak tidur sama sekali,
(prof. Purba pasti marah besar kalau tahu, hehehe)

Waktu itu, saya mulai menangis (ya, i did) dan saya mulai menelepon bunda lagi.
Bunda menenangkan saya (lagi) dan berkata :
" Kakak, siapa yang memberi kakak tidur? Coba minta sama Allah supaya kakak bisa tidur.
Dan kalau Allah tidak memberikan kakak tidur, kakak juga harus yakin, bahwa yang memberikan kakak konsentrasi saat ujian juga bukan tidurnya kakak, tetapi Allah. Mau ilmu kedokteran bilang kayak gimana juga, kalau Allah tidak mengijinkan mah, apapun juga tidak akan terjadi nak. Bersabar ya nak, semua hal sudah ada yang mengatur. Insya Allah, kakak bisa melewatinya"
Walaupun pada akhirnya saya tidak tidur, saat ujian saya sama sekali tidak merasa ngantuk dan dapat berkonsentrasi. Alhamdulillahirabbil 'alamin..

dari kedua cerita diatas, I just want to share you all guys,
dalam hidup ini, kita diatur oleh sesuatu yang tidak akan bisa kita jangkau kekuasaanNya, yang Baqa', yang Maha Berkehendak, Maha Menjamin, Maha Pemelihara, dan yang Maha bergantung kepadaNya segala sesuatu.

Rasa adalah absurd, rasa tidak abadi.
Semesta adalah rapuh, semesta tidak abadi.
Manusia adalah lemah, manusia tidak abadi.

"Katakanlah (Muhammad), " Siapakah yang memberi rezeki langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?". Maka, mereka menjawab "Allah"..........."
(QS Yunus : 31)

Wallahu'alam..

GAPTEK alert, S.O.S

Hihihi, jadi malu membuka aib ^^
Jadi gini nih, intinya....

Saya gaptek banget soal nge-blog, dan semacamnya...
taunya cuma nulis doang, parah banget,
hiks hiks (jadi pengen jeduk-jeduk kepala)

Jadi, kalo ada yang baca note ini, terus bisa bantuin, tolong banget yaaaa.....
hubungi fulki fadhila nan gaptek ini...

butuh rekonstruksi blog, segera...
dan sebelumnya, saya butuh konstruktor nya..
hahaha, mauuuuu yaa ya yaaaa...

Jazakumullah khairan katsiraa..