Senin, 30 Mei 2011

lo-lomo-an





besok MDE GUS, dan masih banyak yang belum dipelajari. Hadeuh.
semangat semangat semangat! :)
kalau minum kopi sakit perut tapi kalau g minum kopi ketiduran T_____T pusing pusing pusing pusing...

ini bosen belajar jadi jepret-jepret. ceritanya mau sok-sokan nyobain lomo :D

Jumat, 27 Mei 2011

Keblinger.

Ini dapet dari sini. Saya sepakat sama artikel-nya. Kenapa yang dikutip cuma yang bagian awalnya aja, soalnya kalau sampai akhir, kepanjangan. ehehehe.

Islam tidak tergantung kepada saya. Saya boleh kalian lenyapkan dengan izin Allah, tapi Islam tetap menang, kalian pasti hancur. Karena Islam adalah haq, sedangkan usaha-usaha kotor kalian adalah batil. Karena menentang Allah, kalian adalah makhluk hina. Oleh karena itu, kalian pasti hancur. Allah dan Rasul-Nya pasti menang.

Ketahuilah, kewajiban Anda sekalian yang paling utama adalah memahami hakikat dinul Islam agar amalan Anda tidak batal. Selain itu, harus belajar memahami hakekat La Ilaaha Illallah.

Hidup ini harus menyerahkan diri kepada Allah Swt sepenuhnya. Maksudnya kehidupan di dunia ini harus hanya diisi untuk mengabdi (ibadah) kepada Allah saja.

Yang dimaksud ibadah hanya kepada Allah, pelaksanaannya bukan hanya menyembah. Tetapi, mengatur seluruh aspek kehidupan, dari urusan pribadi, keluarga, masyarakat dan Negara. Seluruh aspek kehidupan itu hanya diatur dengan hukum Allah dan sunnah Rasul-Nya secara kaffah alias seratus persen.

Wahai pejabat negara yang beragama Islam, bila Anda mengatur hidup pribadi dan keluarga Anda dengan hukum Allah, akan tetapi Anda menolak mengatur Negara atau pemerintahan yang Anda kuasai dengan hukum Allah secara kaffah (menyeluruh), maka Anda bukan Muslim. Meskipun Anda mengamalkan shalat, puasa, zakat, haji dan lain-lain. Sebab Allah memerintahkan semua pemimpin agar mengatur rakyatnya dengan hukum Allah.

Hakekat Diinul Islam yang harus diamalkan adalah mengatur seluruh aspek kehidupan dengan hukum Allah 100 persen, tidak boleh sepotong-sepotong dan dicampuraduk dengan hukum-hukum jahiliyah.

Termasuk kewajiban setiap muslim adalah memahami hakekat tauhid, yakni Laa Ilaaha illallah. Sedangkan lawan dari tauhid adalah syirik. Antara tauhid dan syirik adalah dua perkara yang kontradiksi, seperti siang dan malam, tidak bisa bersatu dan berdamai serta tidak saling bertoleransi.

Antara Islam dan kafir tidak bisa dicampur. Bila ada tauhid, maka tidak boleh ada syirik. Bila ada syirik, tauhid harus pergi. Bila ada Islam, tidak boleh ada kekafiran. Bila ada kekafiran, Islam harus pergi tidak boleh bertoleransi. Tauhid adalah haq, syirik adalah batil. Islam adalah haq dan kafir adalah batil. Antara haq dan batil tidak boleh bercampur. Maka antara hukum tauhid dan hukum syirik, hukum Islam dan hukum kafir tidak boleh dicampur apapun alasannya. Kalau dicampur, maka tauhid dan Islamnya batal.

***

Sekarang -err dari dulu sebenernya- menjadi kian marak mengenai paham kebebasan, kebangsaan, toleransi, nasionalisme, dsb. Orang-orang banyak terlena dengan yang namanya ukhuwah, jalinan kebersamaan, mudah2an gak jadi romantisme konyol yang sia-sia.

Lucu, pada saat dibilang bahwa kesejahteraan bisa tercapai tidak hanya dengan Islam. Cita-citanya sejahtera berarti, bukan Allah ridho. Sedangkan secara aqidah -karena aqidah harus hitam putih- bahkan kalau Allah tidak ridho, ngapain juga kita mengejar sejahtera? Ini contoh ekstrim-nya. Ini mana hulu mana hilir-nya gak jelas. Berpegang kepada bahwa target hidup adalah bagaimana Allah ridho terhadap kita jadi kian buram, berganti sama target-target materialis humanis yang secara TIDAK SADAR merasuk ke dalam pikiran-pikiran manusia sekarang.

Apa yang salah ya? Ada yang gak sampai? Sewaktu jaman rasulullah di Mekkah, jaman turunnya Qur'an Makki, yang ditanamkan betul-betul kepada seluruh umat muslim adalah tentang hakikat diri dan tugas hidupnya. Mulai dari siapa ia, darimana ia datang, kenapa ia datang, kemana ia akan pergi di akhir perjalanannya, siapa yang telah mendatangkannya dari ketidakadaan dan ketidaktahuan, dengan siapa ia akan pergi pada perjalanannya, dsb dsb dsb yang konsep ini menjadi landasan berpikir dan berkehidupan. Sekarang sudah jauh berpikir ke area aplikasi dan pola bergerak, tapi yang dasarnya gak kepegang. Jadinya timbul pertanyaan, ini bergeraknya pun kenapa dan atas dasar apa?

kalau begini caranya, timbul lagi pertanyaan, apa yang sebenarnya dimaknai dari Laailahaillallah Muhammadurrasulullah? 

"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." QS. Ali Imran: 85


Astagfirullahal'adziim..
Wallahu'alam bishawab, billahi taufiq wal hidayah..

Apa yang diikuti?

Keterkaitan kaum muslimin dengan Muhammad bin Abdullah bukan pada pribadinya sebagai Muhammad bin Abdullah, tapi kepada Risalah dan tugas penunaian Risalahnya, bila anda tidak punya kepedulian terhadap Risalah Muhammad, masih layakah anda merasa sebagai pengikut Muhammad s.a.w lalu apa yang anda ikuti dari Muhammad bin Abdullah bila demikian ?
| via Hamzah Perwira El Haq |

Rabu, 25 Mei 2011

Batas.



super impulsif act hari ini: nonton Batas -___________-"
sifat spontan dan impulsif saya kadang2 g wajar juga.
siang ini rencananya mau ngobrol sama acim sama sandi. tapi nyatanya jadi: gerebek sandi di Pokay, rencana makan di Jatos eh ngeliat papan bioskop, jadi pada pengen nonton tanda-tanya (katanya film ini agak2 errr), lari ke tempat beli tiket, ternyata tiket-nya ada jam 5 sedangkan jam 5 harus rapat kurkes, akhirnya ended-up nonton Batas yang tayang-nya semacem 10 menit lagi.

tapi gak nyesel.

untuk ukuran film Indonesia, ini termasuk oke-lah. ADA pesan-nya. ADA ilmu-nya. ya walau kualitas pengambilan gambar, dialog, dsb teteeep aja masih zzzz, tapi setidak-nya film ini ada ISI-nya :)

Intinya tentang garis terdepan Indonesia, perbatasan Kalimantan-Malaysia dan kualitas pendidikan disana. Jaleswari (pemain utamanya), di suruh kantornya untuk mencari penyebab kenapa guru2 yang dikirim ke daerah sana selalu balik lagi dan g ada yang betah. Film-nya tentang pendidikan anak2 gitu, jadi suka :_)

suka sekali bagian yang dia dikritik karena seperti membawa mimpi muluk2 dari jakarta, terus dikatain, kurang lebih:
"Utopis bukan disini tempatnya, di Jakarta! disini tempatnya konkrit dan realita!"
#ouch.
dan akhirnya dia bisa 'membumikan' mimpi utopisnya jadi suatu hal yang bisa dikerjakan, dan signifikan, dengan cara: analisis budaya, menyentuh anak2 melalui budaya dan kebiasaan mereka. Bahasa gaul-nya: penetrasi budaya.

Pendekatan juga dilakukan ke orangtuanya mengenai pentingnya pendidikan karena di otak ibu2nya, sekolah g penting, yang penting adalah berburu, berladang, dan mengasah Mandao (senjata disana). Pertanyaan pembuka ke orangtua-nya: "Bu, kalau misalnya, suatu saat nanti, hasil panen ibu tidak dibeli oleh orang seberang, bagaimana?" Intinya memberdayakan-lah. Walau ditentang.

Ya intinya tentang pendidikan.
Sedih sekali liat Borneo (tokoh utama anak2nya), yang pengen sekali jadi presiden, sangat suka belajar, tapi gak dapet fasilitas. Paling g tahan liat senyum anak-anak dan mata mereka yang berbinar jernih, bersih-tulus-murni. Aaaaaa~:___) pas Jaleswari pergi, dia bilang ke Borneo: "suatu saat kamu akan mengerti, bahwa kamu adalah penjaga masa depan tanah borneo, seperti namamu, Borneo"

Jaleswari ini orangnya idealis. Pada saat dia dibenturkan sama kondisi, inget sekali kata2 pertamanya pas merenung, dia bilang "Dengan pongah, aku bermimpi untuk merubah dunia". Ouch. Straight to the heart.

Ini film banyak nyepet, hahaha. Jadi pas nonton ini jadi ajang koreksi diri buat saya, acim, sama sandi. Saling koreksi sebenernya. Adeus (guru di desa tersebut) yang mental-nya kerupuk, mudah menyerah ketika diancam, dan berkumis lebat, diledek2in sama acim ke sandi, hahaha.. Dibilangnya: "kumis aja tebel, mental kerupuk", tapi di akhir film si Adeus ini jadi 'laki-laki'. Berubah, signifikan.

Nyari soundtrack-nya, lagu iwan fals judulnya Batas Tak Berbatas, tapi belum nemu-nemuuuu :( ihiks.

Yasud, kurang lebih gitu review-nya, hehe. Ngantuk sungguh.
Semangat ah! :)

"Ini bukan masalah pilihan antara keinginan dan kenyataan. Ini mengenai keinginan untuk menghadapi kenyataan" - Jaleswari, Batas - ketika diminta menurunkan standar idealisme-nya.

P.S: maaf reviewnya loncat2.

Minggu, 22 Mei 2011

terhadap nilai.

Suatu siang Kamis kemaren di A6, sendirian, ym online,
Pasang status: "I'm soooo done tolerating myself too much!"
tiba-tiba bunda nge-chat:
Bunda: kak..kenapa?
Fulki Fadhila: hah?
Fulki Fadhila: kenapa apa bun?
Bunda: kok ststusnya kayak yang kesel kepada diri sendiri..
Fulki Fadhila: ahahahaha iya bun..
Fulki Fadhila: nilai kaka jelek terus
Bunda: kenapa?
Fulki Fadhila: dan kalau dapet nilai jelek banyaknya menoleransi diri sendiri
Fulki Fadhila: karena usahanya gak maksimal
Fulki Fadhila: kaka kalau ujian gak pernah maksimal usahanya bun
Fulki Fadhila: apalagi pas kuliah
Bunda: ok.. selamat berjuang ya nak.. coba lebih fokus..
Bunda: bunda tau kakak pasti capek banget
Bunda: tapi ya kita2 tau sama tau harus bagaimana
Fulki Fadhila: iya bun, makasih ya bun..
Fulki Fadhila: lagi cape banget banyak targetan diri dan banyak tugas..
Bunda: sabar sabar.. Innalloha ma'a shobirin..
Reaksi saya pas chat ini: nangis. zzzz. untung di A6 lagi kosong. malu. Mungkin orang lain yang kost udah biasa jauh dari Ibu. Buat saya chat ini aneh. Saya serumah, tapi untuk komunikasi sama bunda harus pake ym :( dan sebelum kejadian chat ini ayah nelefon, nanyain udah makan atau belum.

Hari kemaren-nya, saya nyampe rumah tengah malem abis belajar sm MSG (kelompok belajar saya), langsung masuk kamar, besok-nya keluar pagi sekali langsung berangkat karena harus mimpin rapat u/ kurikulum kemahasiswaan. Gak ada interaksi 'berkualitas' bahkan sama orangtua sendiri.

Beberapa hari (atau bahkan minggu) belakangan ini, ya seperti biasa, hal2 kayaknya balik lagi seperti jaman dulu. datang bertubi-tubi. kalau dulu major tapi jumlahnya dikit, sekarang banyak yang harus dipikirin, tapi kadar-nya (mungkin) kecil-kecil. Kalau ditotal kayaknya sama2 aja. Bahkan dulu kalau u/ masalah kampus seneng2 aja ngerjainnya, karena ketemu sama anak2 p&k yang unyu-nya gak ketahan :) sekarang rasanya soliter sekali. yaaah, kesimpulannya mah: overwhelmed.

Nilai ujian? gak bagus. sama sekali. dan sekarang saya lagi benci kesel sama diri yang banyak toleransi. Kalau nilai jelek, biasa-nya menghibur diri-nya dengan beralasan; wajar ful, kamu belajarnya kurang banget. Banyak-lah alasan yang dikasih ke diri sendiri, entah itu proses yang kurang atau kesibukan yang menyita. toleransi. fyuuh.

saya gak pernah puas nerima hasil ujian. bukan, bukan karena saya gak bersyukur. tapi karena selalu ada residu di hati. mengenai betapa proses saya gak pernah maksimal. gak pernah. dan proses yang tidak maksimal ini selalu selalu dan selalu saya toleransi. wajar-lah ful, wajar-lah ful, dan wajar-lah ful yang lainnya. ERGH!

pengen teriak kenceng banget: "I'M SOOOOO DONE TOLERATING MYSELF. SOOO DONE!"

di meja belajar saya, di salah satu post-it nya, tertulis "ful, you've never been pushed yourself to the limit" dan emang bener. saya gak pernah mencapai limit saya kalau masalah akademik begini.

ninggalin amanah yang lain biar total dalam akademik? itu BUKAN PILIHAN. gak pernah kepikiran SAMA SEKALI.

saya seneng belajar, SUNGGUH. saya seneng baca buku kedokteran. kalau yang lain baca dan paham bisa sekali-dua kali, mungkin saya harus sampe 3-5 kali biar ngerti dan inget. tapi saya menikmati proses saya belajar. bukan-nya orientasi hasil. enggak sama sekali. kekesalan ini karena masalah proses saya yang 'seadanya'.

Hari Jum'at kemarin, waktu mau rapat kurkes sore-nya, rasanya hati beraaat sekali melangkah. Alhamdulillah, saya ditempa g nyerah dan g manja. Berat iya, sedih iya, cape iya -banget-, tapi saya insyaAllah bakal terus. Berharap Allah karuniakan nikmat dalam proses-nya. dan bener, awalnya berat melangkah, tapi pulang rapat kurkes saya seneng :) PAKSAKAN, JANGAN MANJA JANGAN MELANKOLIS yang g pada tempatnya.

Beberapa minggu kemaren pas dateng ngelatih ke SMA, ditanya gimana kuliah saya jawab susah, Bu Guru bilang: "ya namanya juga berjuang, gak ada yang gampang atuh :)".

Ya Allah, semoga fulki selalu membaik hari ke hari.

Sabtu, 21 Mei 2011

Re: memory.

ini bakalan jadi postingan pendek, full curhat, dan gak penting,
lalalalala~
(emang biasanya bukan curhat dan penting ful? zzzz *dezigh *plak)

Saya menyadari sesuatu.
ternyata, baca postingan di blog ini dari yang dulu2, sejak awal masuk FK itu semacam bentuk encouraging, enlightening, upgrading, refreshing, stimulating, atau apalah bahasa-nya. bahkan juga bentuk slap-ing.
satu hal yang HARUS dilakukan di kondisi diri yang lagi overwhelmed, supersaturasi, tabung-bengep, dan mellow. ngingetin; "HEY, dulu ini bisa kamu lalui, kenapa sekarang enggak? ;)"

ngeliat milestone (*ceile milestone dong bahasa-nya) diri sendiri, jadi banyak mikir. Perubahan apa aja yang udah terjadi, dari fulki yang dulu, yang masuk FK cuma dengan bekal mimpi, sampai jadi fulki yang sekarang. Yang udah mau lulus sebentar lagi. Umur blog ini persis banget sama umur saya di FK soalnya. Postingan pertama-nya pun tentang: I'm landing on FK Unpad.

weleeeh,
ful, kamu udah ngapain aja?
:(

up up up up!

our glory and imperfections.


being grateful, in all our glory and imperfections.
bersyukur dengan bergerak, bersungguh-sungguh.
in every breath.

Selasa, 17 Mei 2011

the scent of inferiority

a text just appear in my cellphone, super tiba-tiba:

X: "Teteh kok ngangenin banget ya? #random"
ohohoho, ini aku juga tau benar adanya! hore! :D #ditimpukorangsekampung
Me: "Sumpah random -.-" Hahahaha, ini gak salah sms kan ya? ;) lagi kenapa boy? biasanya kalau random2 begini ada sesuatu.."
X: "Hahaha. Enggak kok teh.. Ga tau aku asa kangen aja sama teteh. Kayaknya sih gara2 kemaren. Haha. Andai aku punya pikiran-pikiran hebat kaya teteh atau orang lainnya, pasti kalau ngobrol sama teteh jadi nyambung deh.. #makinrandom"

I smell the scent of inferiority here :(
suka gemes kalau pada inferior begini, errrgh. perlu bawa cermin kemana-mana apa ya biar pada sadar kalau mereka itu amat-sangat-keren?!

Testimony vol. 2 : Love and Politics

India Arie di itunes saya ilang. Entah Kenapa! GROAR! #gaksantai. Cuma kesisa 3 lagu.
Akhirnya download ulang album2-nya -_________-"
Download Testimony vol. 2 : Love and politics, sama yang Voyage to India.

Suka sekali dari dulu sama India Arie.
Lagu-nya di telinga saya pas banget, ahaha.
Emang senengnya lagu2 jenis2 beginian sih, easy listening, soul rhythm and blues :)

Dari dua album itu, lebih enak yang Testimony vol.2 : Love and politics. Lagunya India Arie emang banyaknya tentang perjuangan mostly perempuan di berbagai negara, terutama Afrika. Apalagi dia juga negro. Proud to be a woman banget tema2 lagunya, walau banyak juga yang tentang love, pride, being grateful, dsb.

Salah satu yang keren, menurut saya di album ini adalah 4 lagu, judulnya: intro grains, interlude grains (1), interlude grains (2), dan outro grains. Lagu yang saling nyambung, masing2nya gak lebih dari 1 menit, dan kesebar di album-nya (gak berurutan maksudnya, si intro diawal, interlude di tengah, dan outro di akhir) diselingi lagu2 lain.

Liriknya:
Intro Grains:
I'm grateful that You created me from the same grains from the same things. I'm grateful that You never cease to amaze me the way You love me.
Interlude Grains (1):
I am grateful that You never cease to amaze me the way You love me. From the flicker of an eyelash to the furthest star. From the pyramids to the beat of my heart. From a woman in Somalia to a child in Harlem. We're created from the same things. I'm grateful that You created me from the same grains from the same things. I'm grateful that You never cease to amaze me the way You loved me
Interlude Grains (2):
Every human being . Who is. Who has been. And who ever will be. From the most famous to the most anonymous, yeah. We're created from the same thing. You know how many hairs are on every head, and the intention of every heart no matter the words we said. And every time I think I'm separate. I remember we're created by One God. I'm grateful that, You created me from the same grains. With the same thing. I'm grateful that. You never cease to amaze me, the way You love me
Outro Grains:
I'm grateful that now I can see, that I am a part of everything, and everything is a part of me. You've amazed me.
Secara keseluruhan ini album hampir semuanya enak dan liriknya bagus. Mulai dari yang chocolate high (ini mah lagu sejuta orang pisan), river rise, therapy (ft. Gramps Morgan), beautiful day, beautiful flower, pearls (ft. Dobet Gnahore), dll.

Oke, intinya: recommended.

Early in the morning. It's the dawn of a new day
New hopes, new dreams, new ways
I open up eyes and, I open up my mind
And I wonder how life will surprise me today?
- Beautiful Day - India Arie

Build me a son

PAGI! :)

PAGI!
Hari ini diawali dengan sms dari Etta (ayah) yang intinya ngebangunin shalat subuh. Kalau lagi gak di rumah, rutinitas Etta nelfon udah kaya minum obat, 3 kali sehari (apa deh -.-")

Premis 1: G ada MSG & g ada aktivitas di kampus dan dimanapun.
Premis 2: Kumpul medicinus hari ini juga g jadi, soalnya yang bisa cuma dikit.
Konklusi: Hari ini harus BELAJAR, HARUS belajar, harus BELAJAR!
*silogisme yang aneh, teori baru :))*

oya, buat mereka2 tipe steven yang bilang kalau menurut fulki peduli itu harus 'turun', no, saya gak mikir begitu. menurut saya, peduli itu gak harus turun, tapi peduli itu harus bergerak, mau mikro ataupun makro. Mikro maksudnya cakupannya diri sendiri. Makro ya baru mungkin yang disebut dengan 'turun' langsung.

Mas Boc pernah bilang, waktu lagi di p&k:
"saya peka, tapi saya gak peduli" waktu dia tau ada sesuatu yang salah, tapi dia gak mau bergerak. Baik itu bergerak makro, yaitu dia BERBUAT sesuatu, atau dia bergerak mikro, dengan setidaknya dia mikirin solusi-nya, walau mungkin bukan dia yang bergerak.
"The world is full of willing people, some willing to work, the rest willing to let them" - Robert Frost.
Have a nice and productive day, everyone! :)

untuk untuk dan untuk


untuk mushaf yang makin belel cover-nya,
untuk gantungan huruf F yang dibeliin Etta dan udah pada copot manik-maniknya,
dan untuk gantungan kunci yang dibeli jaman taun pertama.

seluruhnya tanpa sisa.

banyak mikir

Karena kita diadakan, dengan visi; memakmurkan bumi.

Kamis, 12 Mei 2011

Refleksi 2008 S.A.T.U

Halo, apa kabar 2008 ^^
Jalanku denganmu bermula belum lama
Banyak waktu sulit menggambarkan,
SIAPA 2008 dan BAGAIMANA 2008.

Ini Olymphiart ketiga, sekaligus jadi yang terakhir..
dan disini, tiap kita punya impian, 2008 jadi S.A.T.U.

SOLID
banyak yg awalnya ga peduli.
ada yang begadang untuk Olymphiart, ada yang di kostan asik sendiri
mungkin sibuk ngerjain LI, mungkin sekedar ngabisin hari
tapi kita tahu..
walau sempurna belum tercipta, yang ada tetap luar biasa
sambil mengajak kawan di kanan-kiri, kita habis2an di lapangan & panggung seni
sembari terus menarik massa, kita berteriak sampai habis suara (iya kan? ^^)
terus berbenah, membentuk kekompakan.
asik sama-sama, susah sama2.
belajar berbagi, belajar bersimpati

AKTIF
Bertekad berikan yang terbaik untuk kampus FK Unpad tercinta
Sebanyak mungkin 2008 terjun ke lapangan
Berbagi peran..
Tekad kita, apapun perannya kita bantu Olymphiart jadi seru!
Kita mau 2008 S.A.T.U.
FK Unpad juga S.A.T.U.

TELADAN
kita mau terbang tinggi, tapi tidak terbang sendiri
kita cuma ingin jadi inspirasi..
lalu mengajak yang lain berlari.
mungkin sempat ada yang benci, lalu jadikan kita merasa sendiri
tapi sungguh tidak pernah ada maksud menyakiti..

UNGGUL
kita ingin menang,
dengan lantang kita tegaskan ini sejak kali pertama.
tapi sungguh mimpi ini tulus karena cinta..
bukan karena benci pada yang lainnya
ini tentang cinta.. yang membuat kita berikan semuanya
sampai bangun dan tidur, siang dan malam, semua tercurah untuk 2008..

hingga sebuah piala..
terasa jadi tanda cinta yang berarti,
sama sekali bukan untuk ongkang2 kaki di depan yang lain..

solid-aktif-teladan-unggul bukan pilihan..
semuanya harus hadir dan jadi karakter 2008
kaya kata tanri,
“di panggung & lapangan kita belajar berjuang, tapi dimana pun kita belajar kedewasaan”
dan “hal yang sama2 baik, kenapa harus dibenturkan?” :)
dan seperti yang Aul bilang,
di lapangan kita bertanding..
di luar lapangan kita bersanding :)

2008
Akhirnya kita sampai ke titik akhir..
Kita sama2 percaya, semua melakukan yang terbaik
Apapun hasilnya, kita bangga dengan prosesnya.

Bukan karena juara kita jadi cinta 2008, tapi karena cinta kita mau 2008 juara.
Artinya, menang-kalah, kita tetap cinta 2008.
Juara-ngga juara, kita tetep S. A. T. U.
SOLID. AKTIF. TELADAN. UNGGUL.

Terimakasih kepada panitia untuk kerja kerasnya,
maaf untuk kritik-saran yang mungkin bertubi-tubi..
Kami hanya ingin kita semua menjadi lebih baik
Terimakasih kepada SC yang mungkin banyak dipusingkan oleh 2008
Terimakasih kepada DC, yang mau berkorban untuk kebaikan yang lebih luas..

Kami memang sayang 2008,
Namun, kami pun sayang semuanya, 2007, 2009, dan 2010...
Maaf untuk perkataan, perilaku yang tidak berkenan..

Untuk semua teman sejawat, semoga,
What happens in Olymphiart, stays in Olymphiart.
Cukup yang baiknya yang bertahan...

2008 untuk selamanya..
too eightcellent to be true!



***

Dinarasikan di acara puncak Makrab Olymphiart 2011.
Dibuat bareng Muhammad Tanri Arrizasyifaa.


"semoga kematangan dan kedewasaan mengiringi 2008,
yang terus berbenah tanpa henti apapun yang terjadi.."

#mikirpagi

Pagi2 begini banyak mikir, *gak pagi juga sih*
ditengah target pribadi untuk bisa beres ngerjain soal MSG dan bikin case review, pikiran tetep aja melanglang buana, zzz... dan kalau begini, dorongan blogging kenceng banget. kaya urgency pas urinasi #mongnaon #mentang2GUS

pengen beli GATRA paling baru, edisi tentang sekolah unggulan, review sekolah2 asrama yang bagus2. saya bener2 tertarik sama dunia pendidikan dan dunia persekolahan. dari jaman2 SD sampe SMA, kerjaan saya ngeliatin guru2 dan mikir, harusnya begini nih mereka, metodenya baiknya begini nih, bahkan sampe pengen punya buku kecil gitu *sempet malah tapi ilang :(* yang isinya ide2 kalau jadi guru. mulai dari deliver idea dsb. aneh gak sih, pas guru ngajar yang ada di otak saya; gimana caranya ini materi sampai dengan lebih baik ke anak2.. bahkan jaman2 SMA pun saya juga ngajar pelajaran k tmn2 di rumah abis pulang sekolah, hahaha. kenapa masuk FK ya? -________-" (majalahnya bertepatan sama hardiknas kali ya, pengen pengen pengen pengen! #gaksantai. nanti cari ah~).

pengen jadi guru, pengen punya sekolah!!
*diucapkan dengan satu tangan menunjuk ke atas sambil nyanyi too eightcellent to be true
*eh salah
*maksudnya diucapkan dengan penuh determinasi :)

hari ini forum ospek,
saya lagi nimbang2 peran yang mungkin dan signifikan.
jadi SC, ngikut ke staff acara, atau fasil (pilihan yg plg mungkin 3 ini soalnya)
selama dua taun di senat, taun pertama saya SC ospek, taun kedua koor acara ospek, sebelumnya tentu saya yang diospek. mau g mau bisa dibilang saya salah satu yang rekam jejak ospek taun ke taun-nya cukup tinggi, dan terlibat langsung juga, dan sampai sekarang masih bisa involve. tapi masih bingung. pengen ada pembagian peran dan kerjaan, biar orang2 yang ada dn bisa 'mengarahkan' terdistribusi ke elemen2 yg krusial, jadi gak timpang. tapi bahkan orang2 yang mau terlibat tahun ini pun siapa aja masih g jelas -.-" radit sama aul pengen SC, mbawul juga pengen SC, kalau saya SC juga, apa kabar nih.. makanya bingung :(

sabtu kemaren diminta ngelatih di SMA - setelah lamaaaaa sekali gak kesana, ketemu sama bocah2 jurnal, banyak dr mereka yang 'mantan' adik mentor saya pas mereka masih SMP dn saya masih SMA *unch-unch udah pada gede lagi :')* saya masih utang sama mereka lagi, dulu pernah janji sesuatu, tapi saya keburu lulus. dan mereka masih inget sampe kemaren :")

ternyata ketemu etiology-nya kenapa web counter "berapa yang kurang kerjaan?" di blog saya kenceng banget berubah-nya.. salah satunya adik2 kelas saya ini (mereka gak pernah ketemu saya, ya iyalah saya udah lulus). mereka cerita "suka banget baca blog tth, dan biasanya selalu baca blog tth, sekarang ngeliat langsung tth-nya rasanya canggung." mereka biasa barengan gitu baca blog saya, di LABORATORIUM KOMPUTER SEKOLAH dong demi apa, errrr.

ahahahaha, pada lucu deh ^^. semangat ya adik-adiiik! ayo karya-nya ditunggu! :)
*saya tau kalian bakal baca ini =))

udah ah, outtie.
semoga aktivitas hari ini bisa maksimal :)
"It is not enough to be busy. So are the ants. The question is: What are we busy about?"
Semoga tidak ada kesibukan atau aktivitas APAPUN yang tidak bernilai ibadah.
SEMANGAAAAT PAGIII!
*mencoba mengalirkan energi positif ke siapapun di sekitar :)

Senin, 09 Mei 2011

tempat mager.

Dulu saya punya kucing, namanya Onyx. yang karenanya bikin trauma sama kucing. sampai sekarang. trauma enggak sih kayaknya. agak takut iya. apalagi kalau di rumah mbawul yg kucingnya sekitar 10 ekor-an -.-" Panik.

Kucing biasanya punya spot yang bikin mereka mager luar biasa, yang kalau ilang dan kita cari, biasanya mereka ada di spot itu.

Oke, enough bicara tentang kucing.

di rumah spot paling mager saya adalah: meja belajar. tempat yang kayaknya paling produktif buat mikir apapun, ngerjain banyak hal dari belajar, ngetik, ngonsep, dsb. Makanya saya suka susah kalau belajar sendiri atau mikir tapi di luar rumah. dan mgkn juga kenapa saya selalu maksain diri untuk pulang ke rumah semalem apapun. Istirahat paling enak dan nyaman bener2 (dan cuma) di kamar sendiri. situasi belajar paling enak di meja belajar sendiri. Kaya kucing.

Meja belajar saya gitu doang, dari kayu jati, ngampar di bawah. tempat duduknya kaya tatami gitu *ayah saya ngedesign meja belajar dn perangkat-nya ngintip2 gaya jepang - beliau seneng sekali design interior* thanks to my daddy kayaknya saya suspect low back pain gara2 tempat belajar begini :)) bagaimanapun juga tapi ini paling pewe sedunia..

Banyak POST-IT di dinding, isinya ngingetin, kerjaan2, NILAI UJIAN saya biar jadi tamparan, dsb, dan lampu belajar PINK yang dibeliin ayah. Percaya atau enggak, kamar, kamar mandi, lampu belajar, tempat sampah, semua TOTAL warna PINK dan semua ini adalah hasil karya ayah saya -_________-"

Uooogh, bener2 harus banyak bersyukur sama meja belajar saya dan tatami-matnya yang sangat mendukung saya mikir dan ngelahirin (mudah2an harapannya) karya.

Minggu, 08 Mei 2011

Kopi Anti Gravitasi


***
Jangan dibantu lagi!
biarkan jiwa yang bersembunyi mencari dirinya sendiri. biarkan kenyataan mengalir mengikuti relief bumi. biarkan gravitasi meruntuhkan cita cita yang tinggi.
biar mengalahkan perasaan yang membunuh kewarasan. biar mengerti di pihak mana jiwa berada. biar mengetahui di mana peradaban disembunyikan. biar mengerti tugas, fungsi, dan peran setiap manusia.
BUNG, kita harus mencari dimana peradaban di sembunyikan. tidak harus melihat jam, karena tidak ada waktu untuk tidur. jangan terlalu sibuk mencari inspirasi, karena konsep masa depan belum selesai kita bangun. jangan terlalu lama, karena masih banyak disintegrasi yang akan terjadi karena warna, aroma, dan rasa setiap manusia adalah berbeda. ada yang seragam, ada yang bertingkat, dan banyak yang bertentangan.
tidak perlu melihat siapa namanya, kalau memang benar apa yang dikatakannya pasti bisa dipertanggung jawabkannya. hidup manusia banyak dipengaruhi oleh karya sastra yang tidak jelas dari tangan siapa tercipta, yang bahkan nisbi untuk disebut karya sastra. nilai nilai estetika kadang merusak apa yang harusnya sudah rapi.
Oleh: Ahdilah Mukhlis
***
Ini reblog dari tumblr Kang Gilang. Buatannya Mukhlis, seniman luar biasa, temen seangkatan saya jaman SMA. Dia seneng sekali mengambil filosofi kopi. Ada juga gambar buatannya yang pernah saya post dulu sekali di blog. Karya-mu tak berhenti aku kagumi Lis :_)
Di tengah arus abu-abu ini, generasi zebra-cross (a.k.a hitam-putih), yang berani 'beda' sungguh dirindukan karya-nya, agar jadi angin segar dan meniupkan nafas, bagi mati-nya mata, telinga, dan hati yang terjadi banyak sekali. Haq dianggap bathil, bathil dianggap haq. Fana dan materi, sungguh, mempesona dan membuat buta.
Semoga Allah kokohkan dan kekalkan apa2 yang haq, dan Allah binasakan yang selainnya..
Aku serahkan semuanya pada penjagaanMu ya Allah...
"Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." QS. Al-Baqarah: 177.
sebagai penutup, suka sekali kata2 di tumblr-nya Thariq:
"semoga sedikit demi sedikit gak hanya jadi bukit, tapi jadi langit!"
Sesungguhnya ibadahku, hidupku, matiku, hanya untuk Allah.
Taqabbal Rabbi.

:_____(

Kamis, 05 Mei 2011

kehadiran.

banyak hal yang gak match di kedokteran.
jadwal yang padat, peraturan kehadiran yang ketat, dsb.
bahkan karena kita emang 'gak boleh sakit', dulu ada anak2 yang becandaan-nya ekstrim bilang kalau dia sakit ntar pas dia kuliah duduk paling depan bawa selang infus. biar dosen-nya nanya kenapa dan dia bisa jawab, "kan di kedokteran gak boleh sakit Dok"

kalau dulu bunda juga pernah marah, waktu saya sakit dan maksa kuliah gimanapun caranya, ya wajarlah namanya juga orangtua, bunda bilang "masa harus meninggal atau sakit bener2 parah dulu baru izin kuliah?!" ini ekstrim banget sih emang waktu itu bunda ngomongnya, soalnya gak habis pikir.

Ironi sih, soalnya kalau gak ketat, ini banyak digunakan sama oknum yang pengen 'libur' lebih banyak untuk 'istirahat' dari kampus. nah kalau ketat, yang susah adalah kalau kita bener-bener ada keperluan buat istirahat sakit (apalagi kalau sakit yang lama), pergi ke luar kota/negeri dalam jangka waktu lumayan lama,atau ada kegiatan kemahasiswaan/pelatihan yang emang mau g mau harus izin. Bahkan temen2 saya yang pengen ikut FIM (Forum Indonesia Muda) yang cuma izin 3-4 hari aja GAK BOLEH dong, zzzz.

Kalau bicara soal peraturan kehadiran kampus, emang g akan ada habis-nya. Maksud dari fakultas gak ketemu sama maksud dari anak2. Da emang g ada forum ketemu sih kalau masalah peraturan begini, fakultas bilang X mahasiswa nurut. Paling ada feedback mahasiswa dalam bentuk aspirasi yang ditampung Senat, tapi signifikansi-nya pun masih SANGAT diupayakan.

huaaaaaaa >,<
dan pagi ini beneran sedih-lah :____(
baru ditelefon sama Puang Ade u/ ngirim passport dan mulai ngurusin visa ke jakarta (rencana melancong bareng ke Amsterdam untuk tanggal 8-15 Juni nanti), tapinyaa keberangkatan saya harus dicancel, karena diminggu yang sama ada ujian (ERGH!). dan kalau susulan, APAPUN alasannya (SOOCA masalahnya), maksimal nilai-nya itu C -_________-"

gagal gagal gagal sudah rencana
:_______________(((((((((((
emang belum rizki-nya..
Laa maujuda illaLlah..

semoga nilai sistem GIS-GUS bisa dapet A,
Amin :_)
BELAJAR!

Rabu, 04 Mei 2011

Olymphiart#7: Etiology 2008 JUARA.

editan Andiyang, izin post ya :)

kalau boleh saya kasih judul, ini judul foto-nya: determinasi,
satu hal penting yang HARUS dibanggain dari 2008.
Liat acungan tangan SATU ke atas yang tegas, penuh kepercayaan diri dan kebanggaan.
sampe pas opening 2008 bikin piala -.-"
orang lain mgkn bilang sombong atau sok2an, bagi saya ini determinasi juara.
determinasi ini mewakili: energi, pengendalian diri untuk mencapai tujuan, dan totalitas.

dan menurut saya, ini adalah hal yang membuat 2008 JUARA :)
dengan izin Allah tentu saja..

setahun lalu, determinasi ini juga yang keluar dari angkatan 2006. saya jadi nyimpulin, kayaknya kalau mau menang di Olymphiart, determinasi JUARA-nya emang harus kuat banget. pengen menang ya pengen menang. say it out loud, penuh kebanggaan, dan totalitas proses.

P.S: determinasi kalau kata KBBI: de·ter·mi·na·si /détérminasi/ n 1 hal menentukan (menetapkan, memastikan): -- arti sebuah kata dilihat dr hubungannya dl kalimat secara keseluruhan; 2 ketetapan hati (dl mencapai maksud atau tujuan).

Selasa, 03 Mei 2011

Ahsani Taqwim.

Ahsani Taqwim,
manusia diciptakan dengan sebaik-baik bentuk.
maksudnya: apa yang dikehendaki oleh penggerak, dalam hal ini jiwa, bisa dilakukan oleh tubuh kita. maksudnya lagi: jiwa mengendalikan jasmani.

Banyak orang tumbang, alasannya karena fisik. Lalu, bagaimana mereka menjelaskan mengenai para orang-tua yang umurnya sudah renta, sakit-sakitan, tapi punya produktivitas luar biasa? Dan bagaimana mereka menjelaskan generasi muda, yang katanya harapan Islam, yang produktivitas-nya melempem?

Jiwa mengendalikan Jasmani.
Syari'atnya, jasmani dilatih.
Jiwa diperkuat.

Pengen ngegeplak pemuda-pemuda (dan tentunya diri sendiri).
ditengah-tengah fisik yang malah tumbang karena dua minggu olymp kemaren dan rutinitas yang gak sehat-nya *dan malah tumbang pas libur kuliah ergh!* dan menggagalkan semua rencana hari ini. groooar! kayaknya butuh di bom to the bar to the dir dengan multivitamin >,<

(sok) kuat / egois?

Pas hari kartini kemarin, ada tmn sms saya,
"Selamat hari kartini ful. Emansipasi yang sesungguhnya itu bukan egoisme keinginan untuk bisa jadi wanita yang gak perlu peran laki-laki, tapi yang sadar akan hak dan kewajiban :D "
temen yang sms ini, laki-laki, anak fk juga, sempet kerja bareng saya berkali-kali dn sering bentrok juga pas kerja, apa dia punya trauma kerja sama saya ya? pas dapet sms-nya saya mikir berulang-ulang, emang saya segitunya ya? *masih mikir*

Saya bukan pendukung feminisme. jelas. Perempuan harus sadar akan hak & kewajiban, itu saya setuju 100000%. Bagaimana perempuan tetap berkualitas, memiliki daya, tapi juga tau dan sadar peran mereka sebagai istri yang harus ta'at sama suaminya, ibu yang mendidik dan penuh kasih sayang dan anak yang sholeh kepada orangtuanya (atau apapunlah peran yang melekat). Itu menurut saya bukan hal yang bertentangan.

kalau dipikir, gak butuh laki-laki, gak juga. butuh banget malah (ya iyalah). apa karena imej saya wanita sok kuat didepan orang2 ya, jadi figur independen saya kentara banget. bisa jadi. walaupun sebenernya saya juga turut andil karena dengan sengaja membangun imej sok kuat itu.

hafffuh.
mungkin lebih ke 'manja' pada tempatnya kali ya.. di rumah, kayaknya genetik keluarga saya itu manja semua - kronis banget malah, tanpa terkecuali. tapi ya itu untuk konsumsi rumah. statusnya sama aja kaya orang2 yang g tau kalau hati saya semacam bubur sum-sum saking halusnya (*hoeeek tapi beneran), dan emang mirip banget sama Bunda, hahaha. Menghadapi laki2 sekeras Ayah (walau saya tahu, ayah saya juga sebenernya deep deep inside lembut), Bunda both menjadi wanita kuat tapi lembut, err, gimana ya bingung bahasa-nya, ya gitulah.

Kadang saya suka risih dan aneh sama perempuan yang menebar 'kemanjaannya' kemana-mana. Antara ijuuuwwwh dan gak tepat. Both strong and tender sesuai tempat dan sasaran-nya.

Banyak kok temen2 yang juga banyak saya repotin, banyak banget malah. tapi emang, kalau bahasanya bruno mars, "you can count on me like 1, 2, 3 I'll be there", Nah, jadi orang yang 'digantungkan' oleh orang lain malah membuat saya cenderung mencari mereka yang saya pikir lebih kuat untuk dimintai tolong atau jadi sekedar teman bicara. Jadi mungkin bahasanya bukan gak perlu bantuan laki2 kali ya, tapi cenderung picky/pilih-pilih.

Wajar sih menurut saya, fisiologis, seseorang cenderung mencari yang lebih kuat dari dirinya. Ya karena udah mah imej yang saya bentuk sok kuat, dan jadi orang yang dependable, pilihan saya makin 'terbatas'. Itu yang mungkin membuat orang menganggap saya perempuan egois yang gak butuh bantuan laki-laki (sedih dengernya beneran).

ah udahlah ini makin mongnaon.
"Sesungguhnya hanya Allah-lah Sebaik Baik Tempat Bergantung"

Senin, 02 Mei 2011

Olymphiart#6: Cerita lepas.

Backsound: Mata, Hati, Telinga - Maliq & The Essentials
"yang kau inginkan, tak selalu yang kau butuhkan,
mungkin yang paling penting,
cobalah u/ membuka mata, hati, telinga"

Olymphiart selesai,
2008 Juara :)

tentang proses malem-nya, biar baca di tulisan temen2 saya aja deh, hehe..
sekarang saya pengen cerita tentang kejadian2 terkait,
makanya kenapa judulnya cerita lepas :)

***
di makrab, saya punya tim yang namanya Cermon (singkatan dari ceremony :D),
isinya saya, k'ribonk, acim, poundra, enji, sama dita.
saya seneng banget kerja sama orang2 ini,
semua beres.
bagi2 tugas untuk eksekusi di lapangan,
semuanya total.

di 10 menit terakhir, semua urutan acara berubah, langsung briefing super kilat; Acim briefing MC, poundra ketua kontingen, kang ribonk & dita untuk slide, enji ngurus logistik. Setelah dibagi, semua langsung kerja semaksimal mgkn. dan beres.
Yang terjadi di lapangan mungkin jauuuuh dari harapan, karena banyak faktor X. Rundown yang akhirnya kepake juga mgkn rencana ZZZ, udah bkn plan A dan B lagi..
tapi saya seneng kerja sama orang2 ini.

dulu ada gegedug p&k pernah bilang,
"orang-orang hebat jangan pernah digabungin di satu tim, kaya kalau jadi koki. Koki hebat disatuin makanannya bakal gosong."
saya gak setuju sama statement ini..
karena justru disitulah peran koordinator koki, gimana bagi2 tugas & memberdayakan si koki2 hebat ini agar maksimal di perannya masing2. makanan g akan jadi gosong, harusnya malah jadi makanan terenak yang pernah ada..

makasih ya kang Ribonk, Enji, Acim, Poundra, Dita..
ya bolehlah buat Tanri juga yang hobby-nya ngerecokin.
Kalian keren deh :*
***
makrab selesai sekitar jam setengah 2 malem (tetot banget-lah ini, acara delay 1.30 jam karena hujan. baru mulai jam 8 dari target mulai jam 6.30)
di sela2 perayaan kemenangan Olymp,
ada satu rasa yang mgkn agak beda, hadir.

saya ke belakang panggung, ceritanya cari udara seger di tengah pekatnya euforia.
ternyata disana ada Enji sama Acim,
suasananya mendung, beda banget sama kondisi di tengah lapangan.
Enji sedih, dan Acim nangis juga sedih.
Tapi yang keliatan lebih terpukul memang Acim
mereka cerita panjang lebar apa yang mereka rasain,
dan yang mungkin saya rasain juga, sedikit-banyak

setelahnya semua beres2 barang dsb.
jam 2an tinggal kesisa saya, enji, poundra, acim
kita duduk depan student center,
ngeliatin acim yang bolak-balik ngebersihin sampah di lapangan,
matiin api unggun, dan segala keriweuhan entah apa yang dia lakukan..
buat saya, itu tanda dia lagi pengen sendiri,
menenangkan pikirannya sendiri.
and yes, he deserved it.

saya baru ngerasa kalau dia lebih tua dari saya kalo lagi begini2 nih, si acim yang periang berubah pendiem dan dingin. slowly but sure, perubahan acim menurut saya sangat signifikan. he turns into a man, dengan karakternya sendiri. beda pisan sama acim yang dulu. dan kalo saat2 begini, saya pun takut sama acim, muhehe. saya mau bantuin ngangkat sampah aja malah dimarahin -_______-"

di mobil,
kita banyak sekali diskusi, like always, kecuali kalau lagi pengen menikmati keheningan (agak alay sih, tapi beneran lo, kadang2 keheningan itu bikin nyaman)
kata2 pertama yang acim lontarkan
"teh, kita beneran harus banyak bersyukur ya?"
obrolan berlanjut tentang apa yang dia rasakan,
terus dia juga malah ngambek sama saya gara2 saya bilang sama tanri kalau dia nangis sedih. si tanri! acim gak berenti2 nyalahin diri sendiri tentang apa yang terjadi di Olymp. walaupun nariknya agak jauh, tapi menurut dia, ini akar2nya gara2 dia belum bener jadi kabid 2 :_(

saya cerita,
"cim, tanri sms, gara2 yang kita bilang kemaren kalau FK Unpad krisis kepemimpinan, dia minta maaf gitu cim karena belum bisa jadi pemimpin yang berkualitas dan peduli, teeeet pisan, masa dia gak berkualitas"
dia jawab,
"teh, kayaknya saya harus meningkatkan kualitas saya deh teh. Karena modal saya sekarang cuma peduli"
saya diem dan bingung mau bilang apa..
orang2 berkualitas di FK menurut saya jumlahnya banyak, banget malah.
nyari yang peduli, sulitnya bukan main.

asa jadi ironi..

setelah banyak ngobrol tentang kekurangan yang terjadi,
saya tanya dia, "cim, menurut kamu, apa hal positif dari yang terjadi?"
"banyak atuh teh, makanya saya tadi di awal bilang kita harus bersyukur"
"hehehe, iya cim. takutnya karena fokus sama kekurangan, kita jadi lupa, padahal mungkin, dan emang, banyak juga hal2 positif yang kita dapet"
*saya lagi pengen ngajak kita bareng2 u/ optimis sebenernya..

pas saya udah hampir turun, kita diskusi tentang "romantisme kegagalan". karena nyatanya, banyak orang terpuruk dengan kegagalan, dan malah dia jadinya gak kemana-mana, justru ngebusuk dengan dia dan perasaan bersalahnya. seharusnya yang ada di otak orang2 menyikapi kegagalan adalah: WHATS NEXT. setelahnya kita harus ngapain. bener2 nanemin ini terus menerus, WHATS NEXT WHATS NEXT WHATS NEXT. sedih wajar, fisiologis, tapi harus BERSEGERA bangkit.

kita banyak belajar ya, Cim :)
*mudah2an kamu gak baca tulisan ini Cim -.-"

Olymphiart selesai, apa yang tersisa?
Yang jelas, dia menyisakan banyak PR.

***
pengen ngutip tweet-nya k'ribonk:
"kalau pemimpin hilang dari peredaran, apa kabarnya dunia persilatan?"
tiba2 saya ngedenger suara kampus yang teriak2, kangen katanya, sama pemimpin2 yang peduli-nya belum mati.
eh, emang masih ada pemimpi(n)?