Selasa, 17 November 2009

Makan sambil berdiri haram?

Saya jadi keingetan sama mahfudzoh saat saya masih TK,
dulu cara menghapalkannya adalah dibaca kenceng-kenceng
(*saat bilang kenceng, i really mean it)
bunyinya begini:
La takul qa'iman = janganlah makan sambil berdiri
La tashrab qa'iman = janganlah minum sambil berdiri
(maaf kalo bahasa arabnya rada ngaco, saya sedikit lupa tulisannya *apalagi memakai tulisan latin)

Tadi, setelah baca postingan temen saya tentang eskrim, apakah itu makanan/minuman, berkaitan dengan hal bahwa diharamkan makan sambil berdiri (kalo minum boleh katanya)
sekarang, saya banyak berpikir.
sebenernya makan sambil berdiri itu haram atau enggak sih?
Berarti kan kalo haram ada hukuman syari'atnya kalo dilanggar ya...

Tetapi, sepengetahuan saya (tolong dikoreksi kalo salah) tidak pernah ada yang menyebutkan bahwa dilarang kita untuk makan sambil berdiri.
Saya dulu pernah ditegur keras temen saya di kampus waktu acara humaniora karena waktu itu saya makan snack sambil berdiri. Mendengar dia seperti itu, saya didalam hati malah tertawa kecil (bukan ngetawain dia).

Lucu ya, untuk hal seperti makan yang malah tidak ada aturan "resmi" dari Allahnya saja orang-orang heboh bukan main. Tapi untuk aturan Allah yang sudah sangat jelas kebenarannya, manusia masiiiihhh saja enggan menerima.

Sungguh ironi.

Wallahu'alam.

2 komentar:

  1. apa contoh peraturan yg sudah sangat jelas tapi manusia msh enggan menerimanya Ki.?

    BalasHapus
  2. tentang makan dan minum sambil berdiri, coba baca tulisan ini:
    intinya makan duduk itu sunnah.

    karena sunnah, sebisa mungkin kita amalkan, tanpa perlu dibenturkan dengan kewajiban kan?

    atau, kalau emang orang yang bilang itu sendiri belum bener2 "nyunnah" atau bahkan yang wajib2 aja ga diamalin, juga ga perlu jadi geli/rancu. ingetin aja orang itu sama hal yang menurut fulki lebih mendasar tapi malah dilalaikan. gitu kan?
    wallahu a'lam

    dan sy jg mau nanya kaya aul, emang apa aturannya?

    BalasHapus