Minggu, 27 Juni 2010

LOTR #3

"What do you fear, lady?"Aragorn asked."A cage," Éowyn said. "To stay behind bars, until use and old age accept them, and all chance of doing great deeds is gone beyond recall or desire." — J.R.R. Tolkien

ini keren.

Eowyn ini keren *tau kan Eowyn? si keponakannya Theoden, raja Rohan? yang ngeceng si Aragorn tapi gak kesampaian? hehe. Oke, gak penting sebenernya. Gak tau menurut orang2 apa ya, maksud dari kata2 ini, tapi yang saya tangkep, *hehehe, dengan kemampuan bahasa inggris yang pas-pasan* :

Eowyn ini takut sama tempat sembunyi atau apalah tempat yang memberikan rasa nyaman, bukannya malah takut sama musuh atau apa. Karena menurut dia, hal itu, tempat sembunyi atau rasa aman membuat orang2 lupa akan cita-citanya, keinginannya hingga pada akhirnya kesempatan untuk berbuat baik akan hilang.

sepakat pisan. kalau emang maksudnya gitu.
kalau orang yang bahasanya sih, lagi berjuang, lagi perang, lalu dia merasa mapan, nyaman, bersembunyi, lama2 cita-cita yang dia agung-agungkan akan hilang, dia bakal lupa. Sekali aja ada rasa mapan di dalam dirinya, rasa takut, rasa ingin sembunyi, dan EH TERNYATA DIFASILITASI, yasudah. Lupakan saja itu yang namanya cita-cita.
kadang-kadang saya suka mikir,
bener lo,
rasa mapan, rasa nyaman, rasa berkecukupan itu racun.
dalam hal apapun.

misal,
rasa mapan dalam ilmu kadang membuat orang merasa puas, dan gak mau menuntut ilmu lebih banyak lagi.
rasa nyaman juga sama, itu bisa membuat kita enggan untuk keluar dari zona tersebut, untuk bergerak, untuk menegakkan cita-cita, untuk meraih mimpi. karena udah terlena. gak mau susah. ya jadinya kalau diajak juang, jawabannya: " ya saya mah udah enak lah segini juga, gak mau repot". see?

ini klise,
tapi ini realita sekitar kita.

banyak orang yang gak bisa diajak BANGUN,
karena keenakan TIDUR, teman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar