Minggu, 01 Agustus 2010

braveheart!

baru nonton braveheart,
sebenernya film yang udah pernah nonton, tapi jaman SD gitu dan kepotong-potong.


ini william wallace (mel gibson) pemain utama-nya


ini si Hamish sama bapaknya. ceritanya Hamish ini temen masa kecilnya william, tangan kanannya gitu. dan bapaknya dong, BAPAKNYA DOOOONG. semangat juangnya luar biasa d^^b

ini adegan pas (akhirnya) bapaknya meninggal:
Campbell: I'm dying. Let me be.
Hamish: No. You're going to live.
Campbell: I've lived long enough to live free. Proud to see you become the man you are. I'm a happy man.
ini ayah-anak yang duaduanya emang super gokil!

banyak banget pelajaran yang saya ambil dari film ini.

1. di setiap perjuangan, pergerakan, dari jaman jebot ampe sekarang, pasti ada segolongan orang-orang MUNAFIK, PENGHIANAT, dan itu dari dalem tubuh sendiri. Zaman rasulullah pun ada aja orang munafik bukan? dan di zaman-zaman sebelumnya. Sunatullah: mu'min, kafir, munafik --> 3 golongan ini akan selalu ada. dan biasanya kekalahan itu gara-gara mereka nusuk dari belakang. bzzzzzzzzz.

2. perjuangan itu butuh kestabilan, karena LAMA-NYA, lelahnya, jenuhnya, pergolakan mentalnya akan cenderung memaksa para pejuangnya untuk berhenti. kita g akan tau, kapan kita menang, dan kestabilan untuk tetap bertahan dan kesabaran adalah kuncinya. iman itu harus terus disiram, dipupuk, disebor, dijaga, dipelihara. karena yang akan mengembalikan kita ke semangat perjuangan adalah komitmen dan aqidah. back then, kesiapan itu memang proses.

3. perang saudara itu totally bikin hancur semuanya

4. jadi pemimpin itu harus bisa menginspirasi untuk memiliki semangat, berbuat lebih dan bermimpi lebih.

5. even sampe saat terakhir pun, saat dia udah disiksa sedemikian rupa, tetep aja dia g mau tunduk sama si raja lalim inggris itu. disuruh ask for mercy pun dia g mau dan malah teriak kenceng banget: "freedom!". jadi ngebayangin sahabat Bilal bin Rabbah yang saat dipaksa untuk murtad terus menerus teriak 'AHAD!". ini show us, bahwa sampe TITIK DARAH penghabisan pun musuh g akan rela sampe kita ikut sama ideologi mereka. and they'll do ANYTHING.

dan sebenernya banyak lagi.
ini beberapa quote yang paling saya sukai.

"everyman dies, not everyman really lives"
ini pas dia disuruh minta pengampunan sama si ratu perancis itu.
"please, ask for mercy"
"no, im already dead if im saying that"
si william ini tahu, bahwa mati atau hidup itu FISIK, tapi ideologi, cita-cita, akan tetap hidup. dan saat ideologi itu tergadaikan, kita sudah mati, sesehat apapun fisik kita.

Aye, fight and you may die. Run, and you'll live... at least a while. And dying in your beds, many years from now, would you be willin' to trade ALL the days, from this day to that, for one chance, just one chance, to come back here and tell our enemies that they may take our lives, but they'll never take, our faith!
ini kata-kata faithnya sebenernya diganti sama saya, yang aslinya adalah freedom, hehehe.
Ini keren abis, dia ngomong ini pas pasukannya pada mau pulang in the middle of war. ngeeek. dan keren sekali ini maknanya. ini menjawab quote lain dari film ini:
"We all end up dead, it's just a question of how and why"

yes, kita semua bakal meninggal.
tinggal milih, mau bagaimana dan untuk alasan apa kita meninggal.
jadi inget kata-kata Ali Shariati di buku yg saya baca:
"kesyahidan, dalam budaya kita,
bukanlah tragedi,
bukanlah suatu cara,
melainkan tujuan itu sendiri"

wallahu'alam
iqra, teman-teman.
sebenarnya pembelajaran itu berserakan di sekeliling kita :)
tinggal bagaimana kebersihan hati dan kejernihan akal pikiran bisa merangkumnya menjadi ilmu yang bermanfaat dan terinternalisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar