“ We travel not to escape life. But for life not to escape us.” -NN Di tengah kesibukan dan kejenuhan yang sempat melanda selama menjalani rutinitas profesi dokter, saya, Deddy, dan teman-teman dari SGI (baca di Embracing Buton #2 tentang SGI) berkesempatan untuk melakukan petualangan ke daerah Kabupaten Buton, tepatnya Desa Lasalimu Pantai. Kami berangkat menggunakan mobil travel sewaan, dengan biaya 35ribu per orang. Perjalanan menuju Lasalimu Pantai memakan waktu kira-kira 4 hingga 5 jam. Tentu ini tergantung kecepatan supir mobil travelnya, hehe. Akan tetapi tenang saja, kondisi jalan sudah sangat bagus dan pemandangan di kanan-kiri selama perjalanan juga memanjakan mata. Perjalanan menjadi tidak terasa ^^. Rumah Jabatan Bupati Buton Letter Buton Perjalanan saya menuju Lasalimu Pantai memakan waktu yang lebih lama dari seharusnya, karena tentu saja: banyak transit. Mulai dari foto-foto di letter Buton dekat Rumah Jabatan Bupati, Pantai Pasir Hit...
Dolce Far Niente is a well known old italian expression, which means, the feeling of pleasant in doing nothing. I read it first in “Eat, Pray, Love” the novel. When the suddenly-collapse-and disoriented life of Elizabeth GIllbert made her flew around the world from US to three distinctive country, one of them is Italy. To find peace, she said, to find grip onto life, she chose the extreme way, flew away and find new place to rebuild the conscience. (Terus aku lanjut pake bahasa indonesia aja gitu, ahaha maaf ya, lebih enak nulis dengan bahasa ibu memang) Dolce Far Niente konteks di novelnya sebenernya mengacu pada analisis komparasi Gilbert tentang kondisi itali vs amerika. Orang amerika katanya g bisa berada dalam kondisi idle, dan justru mendapat kebahagiaan dari kondisi tekanan kerja, kerja terus sampai kondisi kelelahan dan di weekend akhirnya mereka terlalu lelah untuk bisa ngapa-ngapain dan endup dengan siklus tidur-nonton tv, yang semuanya dilakukan dalam keadaan...
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’ dari amal yang tidak diangkat ke langit (tidak diterima di sisi-Mu), dan dari doa yang tidak dikabulkan."
Komentar
Posting Komentar